BadkoSerut Membangun Kader :

"Rijalul qaul (orang yang pandai berbicara) tidak sama dengan Rijalul 'amal (orang yang pandai bekerja) dan Rijalul 'amal tidak sama dengan Rijalul jihad (orang yang optimal dalam bekerja). Kemudian Rijalul jihad pun tidaklah sama dengan Rijalul jihad yang muntij (produktif) wal hakim (bijaksana) yakni orang yang mampu memberikan hasil yang optimal dengan pengorbanan yang paling kecil"

Kader dakwah menyeru masyarakat dengan seruan pujangga Ar Rofi'i:

"Jangan kacau--------> di sini ketertiban" "Jangan menyimpang--------> di sini jalan yang lurus" "Jangan mundur-----> di sini saya menyeru" Tak ada sesuatupun yang dapat memperbudak kalian selama teriakanmu: Allahu Akbar...!!!

Konsisten di jalan dakwah merupakan salah satu konsekuensi Iman

Konsisten di atas al-Haq sampai mati adalah sesuatu yang sangat berat, sehingga Rasul sering berdo'a dengan do'a ini: "Ya Allah yang memutar balikkan hati manusia, teguhkanlah hatiku di jalan agamaMu."

Tanda Cinta Kepada Allah :

"Yaitu orang-orang yang apabila disebut nama Allah, bergetarlah hati mereka dan bila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambah-tambahlah iman mereka dan mereka selalu bertawakkal (berserah diri) kepada Rabb mereka." (QS. 8:2).

QS. At Taubah ayat 11,

"Sesungguhnya Allah telal membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan balasan surga untuk mereka. Mereka berperang dijalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. Itu telah menjadi janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu dan itulah kemenangan yang besar."

Wednesday, December 29, 2010

sungguh jalan dakwah ini bukanlah jalan orang - orang yang suka mengeluh..

sungguh jalan dakwah ini bukanlah jalan orang - orang yang suka mengeluh..
bukan pula jalan orang - orang yang mudah putus asa,
dan bukan pula jalan orang - orang yang mudah tergiur oleh kenikmatan dunia,

tak selamanya jalan ini lurus...
...sering jalan ini terjal,
penuh duri dan kerikil - kerikil tajam....

siapkan hati kita dengan kokohnya akar aqidah yang menopang,
siapkan otak kita dengan al ilmu qablal amal
sipkan kaki dan tangan kita dengan jari - jari amalan wajib dan sunah
siapkan dan siapkan setiap anggota tubuh kita untuk berjuang, bersama...

hingga seluruh tubuh kita akan tersenyum kelak ketika kaki kita melangkah di SyurgaNya...

by: Ari Purwanti

saya menitipkan senyum termanis untuk temen2 badko...

:) saya menitipkan senyum termanis untuk temen2 badko...
salam semangat...!

ada yang ingin saya sampaikan...

...saya mendengar bahwa kajian kelompok remajanya sudah berjalan, adalah suatu hal yang sangat bagus,,,tetapi ketika hal itu dibarengi dengan semangat kelompok saja menjadi tidak bagus,saya harapkan untuk tiap-tiap pemandu mempunyai tempat sharing dan benar-benar menjadwalkan untuk stadium general (kajian bersama semua kelompok dijadikan satu)

yang kedua, fokus di pembinaan remaja adalah suatu hal hebat...tetapi harus diingat, bahwa akar dari pembinaan ini berada di anak-anak TPA, AKARLAH YANG MEMBUAT POHON AKAN TETAP HIDUP MESKI KELIHATANNYA DAUNNYA BERGUGURAN...sedang remaja hanyalah merupakan batang, dia tidak akan hidup jika akarnya telah mati.
akan lebih penting jika membina TPA daripada membina remaja, pembinaan remaja di lakukan setelah pembinaan TPA.

Entah berguna atau tidak, saya tahu, saya disini hanya bisa berbicara, belum bisa ikut terjun melaksanakannya...
by: UMi

"hati ibarat danau tempat muara banyak sungai,...

"hati ibarat danau tempat muara banyak sungai,...
sungai - sungai itu adalah mata, telinga, mulut, kaki, tangan dkk...
ketika mata sering digunakan untuk melihat maksiat dan kenikmatan dunia, mobil,rumah, jabatan, bahkan wanita yang sangat di kagumi maka...
yang akan masuk ke hati adalah hal- hal tadi.

...ketika mulut sering digunakan untk bicara kotor dan memaki, maka yang masuk ke hati adalah makian - makian tadi ..

begitulah seterusnya,

lalu ketika hal itu trus saja kita lakukan ,

sahabat mungkinkah dari hati kita kelak melalui mulut kita bisa mengucapkan " Laa illa ha illallah" saat sakaratul maut??

atau justru, yang keluar dari milut kita adl, kata- kata kotor & lagu - lagu yang melenakan?