BadkoSerut Membangun Kader :

"Rijalul qaul (orang yang pandai berbicara) tidak sama dengan Rijalul 'amal (orang yang pandai bekerja) dan Rijalul 'amal tidak sama dengan Rijalul jihad (orang yang optimal dalam bekerja). Kemudian Rijalul jihad pun tidaklah sama dengan Rijalul jihad yang muntij (produktif) wal hakim (bijaksana) yakni orang yang mampu memberikan hasil yang optimal dengan pengorbanan yang paling kecil"

Kader dakwah menyeru masyarakat dengan seruan pujangga Ar Rofi'i:

"Jangan kacau--------> di sini ketertiban" "Jangan menyimpang--------> di sini jalan yang lurus" "Jangan mundur-----> di sini saya menyeru" Tak ada sesuatupun yang dapat memperbudak kalian selama teriakanmu: Allahu Akbar...!!!

Konsisten di jalan dakwah merupakan salah satu konsekuensi Iman

Konsisten di atas al-Haq sampai mati adalah sesuatu yang sangat berat, sehingga Rasul sering berdo'a dengan do'a ini: "Ya Allah yang memutar balikkan hati manusia, teguhkanlah hatiku di jalan agamaMu."

Tanda Cinta Kepada Allah :

"Yaitu orang-orang yang apabila disebut nama Allah, bergetarlah hati mereka dan bila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambah-tambahlah iman mereka dan mereka selalu bertawakkal (berserah diri) kepada Rabb mereka." (QS. 8:2).

QS. At Taubah ayat 11,

"Sesungguhnya Allah telal membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan balasan surga untuk mereka. Mereka berperang dijalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. Itu telah menjadi janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu dan itulah kemenangan yang besar."

Saturday, September 10, 2011

Karakteristik Pemuda Pejuang

Eksistensi dan perana pemuda sangat urgen. Dalam al-Quran ataupun hadits, banyak diucapkan karakteristik/jati diri sosok pemuda ideal yang harus dijadikan teladan oleh pemuda yang bercita-cita sebagai orang atau pemimpin sukses. Pertama, memiliki keberanian (syaja’ah) dalam menyatakan yang hak (benar) itu hak (benar) dan yang batil (salah) itu batil (salah). Katakanlah kebenaran walaupun rasanya pahit (al Hadits). Jihad yang paling tinggi adalah kalimat haq di depan pemimpin yang zalim (al Hadits). Lalu, siap bertanggung jawab serta menangung resiko ketika mempertahankan keyakinannya. Contohnya adalah pemuda Ibrahim yang menghancurkan “berhala-berhala” kecil, lalu dan menggantung kapaknya ke “berhala” yang paling besar untuk memberikan pelajaran kepada kaumnya bahwa menyembah berhala itu (tuhan selain Allah SWT) sama sekali tidak bisa mendatang manfaat dan menolak bahaya. Kisah keberaniannya dikisahkan dalam surat al-Anbiya’[21] ayat 56-70. Kedua, ia memiliki rasa ingin tahu yang tinggi (curiosity) untuk mencari dan menemukan kebenaran atas dasar ilmu pengetahuan dan keyakinan. Artinya, tidak pernah berhenti dari belajar dan menuntut ilmu pengetahuan (QS al-Baqarah [2]: 260). Semakin banyak ilmu yang dimilikinya, ia menyadari betapa banyak ilmu yang belum diketahui. Semakin berilmu, semakin tunduk tauhidnya pada wahyu. Ketiga, selalu berusaha dan berupaya untuk berkelompok dalam binkai keyakinan dan kekuatan akidah yang lurus, seperti pemuda-pemuda Ashabul Kahfi yang dikisahkan Allah SWT pada surah al-Kahfi [18] ayat 25. Bukan berkelompok untuk mengadakan konspirasi jahat (makar). Atau berpikir yang aneh-aneh hanya untuk cari sensasi. Para pemuda pejuang yang berkarakter ala Ibrahim, ia ingin berkelompok bukan untuk huru-hara atau tujuan yang tidak ada manfaatnya. Tetapi berkelompok dalam kerangka ta’awun ‘alal birri wat taqwa (bersinergi dalam kebaikan dan ketakwaan). Bukan berkerjasama dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Keempat, selalu berusaha untuk menjaga akhlak dan kepribadian sehingga tidak terjerumus pada perbuatan asusilasi. Hal ini seperti kisah nabi Yusuf dalam surah Yusuf [12] ayat 22-24. Pemuda dengan tipe ini, bisa digambarkan pada sosok Nabiullah Yusuf yang tak tergoda nafsu,meski kesempatan ada. Yusuf tak mau meladeni wanita (Zulaikha) yang terus menggodanya. Ketika Yusuf digoda, ia justru berkata: "Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik." Kelima, memiliki etos kerja dan etos usaha yang tinggi serta tidak pernah menyerah pada rintanga dan hambatan. Ia memandang berbagai kesulitan adalah sebagai peluang untuk mengukir prestasi dan sarana kematangan jiwa. Seandainya menjadi manusia besar itu mudah, betapa banyak manusia yang terlahir sebagai pahlawan, meminjam ungkapan ahli sastra Arab. Hal itu diperagakan oleh sosok pemuda Muhammad yang menjadikan tantangan sebagai peluang untuk sukses hingga ia menjadi pemuda yang bergelar al-Amin (terpercaya) dari masyarakat. Wahai pemuda, marilah kita ikuti perjalan sosok-sosok yang mengagumkan itu. Wahai para orantua, tak ada salahnya, kita persiapkan anak-anak kita dalam tipe pemuda yang berkarakter itu. Merekalah sosok pemuda ideal yang dicontohkan dalam al-Quran dan Hadits. Mudah-mudahan mereka bisa menjadi sumber inspirasi bagi para pemuda Indonesia masa kini dan masa depan. Wallahu a’lam bishshowab.*

Wednesday, September 7, 2011

Pelatihan Kader Muda Badko

Alhamdulillah telah terlaksana dengan sukses agenda dahsyat Badko TKA TPA Desa Serut yakni Pelatihan Kader Muda. Pelatihan kali ini merupakan kali ke 2 dilaksanakan, adapun pelaksanan pada hari Jumat-Sabtu tanggal 26-27 Agustus 2011 bertempat di Masjid Taubatan Nasukha Dungmanglu. Kegiatan ini dikuti oleh semua kader dari perwakilan tiap tiap TPA se Desa Serut, adapun total peserta putra dan putri 63 orang. Pelatihan Kader MUda ini merupakan agenda tahunan Badko Desa Serut, sebagai upaya untuk pembekalan para kader kader muda Badko. Sehingga diharapkan setelah pelatihan ini kader punya ilmu yang akan digunakan untuk memajukan Badko kedepan. Sebagai pembuka acara ini adalah beliau Bapak Paijo sebagai perwakilan dari Badko Kecamatan sekaligus Kepala Desa Sampang. Beliau memberikan arahan kedapan bagimana sebuah organisasi dijlankan, dan betapa pentingnya kehadiran orang orang yang berjuang dijalan dakwah Alllah SWT. Adapun materi materi yang disampaikan banyak sekali diantaranya Problematika Remaja dan Kristologi yang dbawakan oleh Ustad Sriyanta dari Gedangsari. Beliau menyampaikan materi dengan sangat apik dan menarik, sehingga banyak peserta yang bertanya dan antusias sekali. Terutama seputar Kristologi yang merupakan hal baru dalam dakwah Badko,dmana ternyata masalah misionaris ini merupakan masalah yang tidak bisa kita anggap enteng untuk dakwah di Serut dan sekitarnya. Acara hari pertama disi dengan materi materi tersebut sampai sore dan akhirnya berbuka bersama. Acara berbuka bersama ini merupakan anugrah terindah sesama rekan rekan seperjungan Badko. Walaupun hanya seteguk air putih dan segelas kolak semua itu lebih dari cukup untuk menggambarkan kebersarsamaan kami. ALANGKAH INDAHNYA JALAN DAKWAH INI .... Akhir malam kita isi dengan Muhasabah, dimana muhasabah ini diisi seorang trainer handal dari Solo, walaupun seorang putri tapi luar biasa semangat beliau.Dikaruniai nama Ari Purwanti kami memanggil beliau, kecil tapi luarrr biasaaa. Seluruh pserta dibuatnya larut dalam muhasabah beliau, sampai semua air mata tumpah ruah dalam masjid itu. Saya sendiri sebagai pembawa acara ehhh ikut terbawa acara nya hehe ^_^ Paginya kita senam pagi, seblumnya sahur berjamaah tentunya hehe ... senam pagi trus OUTBOND ke Sendang,sambil tadabur alam diSerut ternyata indah juga kalau pagii ... Udara yang sejuk belum tekena polusi,kicau burung pagi yang asrriii ahhh nemanbah indah suasananya. Asyik bergembiara luar biasaaaa Akhirnya sampai dipenghujung acara penutupan, sebelum itu disi oleh ummi kita UMMI SALAMAH yang juga LUARR BIASAAA ... sebagai follow up adanya PKM tahun ini. Maka diagendakan adanya pembinaan rutin tiap tiap tempat,agar semangat dakwah yang kita punyai senantiasa terjaga. AKHIRNYA SAMPAI JUMPA DIPKM TAHUN DEPAN KEEP SPIRIT SMILE AN ISTIQOMAH DI JALAN DAKWAH ALLLAHU AKBAR !!!!