BadkoSerut Membangun Kader :

"Rijalul qaul (orang yang pandai berbicara) tidak sama dengan Rijalul 'amal (orang yang pandai bekerja) dan Rijalul 'amal tidak sama dengan Rijalul jihad (orang yang optimal dalam bekerja). Kemudian Rijalul jihad pun tidaklah sama dengan Rijalul jihad yang muntij (produktif) wal hakim (bijaksana) yakni orang yang mampu memberikan hasil yang optimal dengan pengorbanan yang paling kecil"

Kader dakwah menyeru masyarakat dengan seruan pujangga Ar Rofi'i:

"Jangan kacau--------> di sini ketertiban" "Jangan menyimpang--------> di sini jalan yang lurus" "Jangan mundur-----> di sini saya menyeru" Tak ada sesuatupun yang dapat memperbudak kalian selama teriakanmu: Allahu Akbar...!!!

Konsisten di jalan dakwah merupakan salah satu konsekuensi Iman

Konsisten di atas al-Haq sampai mati adalah sesuatu yang sangat berat, sehingga Rasul sering berdo'a dengan do'a ini: "Ya Allah yang memutar balikkan hati manusia, teguhkanlah hatiku di jalan agamaMu."

Tanda Cinta Kepada Allah :

"Yaitu orang-orang yang apabila disebut nama Allah, bergetarlah hati mereka dan bila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambah-tambahlah iman mereka dan mereka selalu bertawakkal (berserah diri) kepada Rabb mereka." (QS. 8:2).

QS. At Taubah ayat 11,

"Sesungguhnya Allah telal membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan balasan surga untuk mereka. Mereka berperang dijalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. Itu telah menjadi janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu dan itulah kemenangan yang besar."

Wednesday, December 26, 2012

Tepuk dan lagu untuk TPA-TKa


Temen - temen Ustad'z TPA ini ada beberapa Tepuk dan Lagu untuk membuat suasana mengaji menjadi asyik dan menyenangkan.

1. AMAL APA
( Lagu : Sedang apa )
Amal apa. Amal apa, yang disukai Allah
Bersholatlah, bersholatlah, tepat pada waktunya
Apa lagi, apa lagi, yang disukai Allah
Berbaktilah, berbaktilah pada ibu dan ayah
Apa lagi, apa lagi yang disukai Allah
Sholawatlah, sholawatlah pada Nabi Muhammad
Apa lagi, apa lagi yang disukai Allah
Berjuanglah, berjuanglah, berjuang di jalan Allah




2. MARI-MARILAH SHOLAT
( Lagu : Naik-naik ke puncak )
Sayang-sayang adikku sayang
Mari-marilah sholat
Satu hari lima kali sujud pada Illahi
Satu hari lima kali sujud pada Illahi
Mari-mari, marilah sholat
Lima kali sehari
Subuh Dhuhur Asar Maghrib
Isya’ kembali ke Shubuh lagi
Subuh Dhuhur Asar Maghrib
Isya’ kembali ke Shubuh lagi

3. IKRAR KITA
(Lagu : Bintang Kecil )
Tuhan kita, Allahu Ar Rohim
Nabi kita, Muhammad Al Amin
Kitab kita, Al Qur’anul Karim
Teman kita, sesama muslimin




4. SANTRI KECIL
(Lagu : Bintang Kecil )
Santri kecil di masjid yang indah
Bawa Qur’an dan bawa sajadah
Rajin ngaji dan rajin ngibadah
Pakai peci dan busana muslimah
Santri kecil TPA TQA
Bawa Iqro' dan AL Qur’an
Rajin sholat dan rajin mengaji
Sayang kawan tak suka bermusuhan




5. AGAMAKU ISLAM
( Lagu : Topi saya bundar )
Agamaku Islam, Islam agamaku
Kalau bukan Islam, bukan agamaku
Tuhan saya Allah, Allah Tuhan saya
Kalau bukan Allah, bukan Tuhan saya
Tuhan saya satu, satu Tuhan saya
Kalau tidak satu, bukan Tuhan saya




6. RUKUN ISLAM
( Lagu : Balonku ada lima )
Rukun Islam yang lima
Syahadat, sholat, puasa
Zakat untuk si papa
haji bagi yang kuasa
Siapa yang tak sholat ( nar ….. )
Siapa yang belum zakat
Kan rugi di akhirat
Allah pasti melaknat




7. ALLAH MAHA ESA
( Lagu : Balonku ada lima )
Allah yang Maha Esa
Pemurah dan Pencipta
Tempat hamaba meminta
Memuji dan berdoa
Beriman dan berakal
Untuk bekal hidupku
Ikhtiyar dan tawakal
Itulah usahaku




8. TUHAN HANYA SATU
( Lagu : Balonku ada lima )
Tuhanku hanya satu
Tiada bersekutu
Dia tidak berputra
Tidak pula berbapa
Siapa bilang tiga door !
Itu musyrik namanya
Orang seperti dia
Nerakalah tempatnya




9. SHOLAT DAN ZAKAT
( Lagu : Panjang umurnya )
Sholat bersama, sholat bersama
Sholat bersama lebih mulia
Lebih mulia, lebih mulia
Membayar zakat, membayar zakat
Membayar zakat juga utama
Juga utama, juga utama
Rajin mengaji, rajin mengaji
Rajin mengaji juga mulia
Juga utama, juga utama




10. MARI MENGAJI
( Lagu : Naik delman )
Tiap sore hari ku rajin dating mengaji
Dengan kawan-kawan, tuk jadi anak terpuji
Di samping mengaji, diajar pula menyanyi
Agar hati ini selalu dekat Illahi
Yo kawan-kawan, marilah kita mengaji
Yo kawan-kawan, marolah kita mengaji




11. ALLAH MAHA ESA
( Lagu : Burung kakak tua )
Allah Maha Esa, Allah Maha Kaya
Allah Maha Sayang, Allah Maha Kuasa
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah Maha Besar
Allah Maha Besar, Allah Maha Kekal
Allah Maha Esa, Allah yang sempurna
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah Maha Besar




12. SANTRI TPA
( Lagu : Warung pojok )
Hijau muda seragamnya ( menawan )
Pakai jilbab di kepala ( cantiknya )
Qiro’aty bawaannya
Cinta Al Qur’an orangnya
Aduh gantengnya, aduh cantiknya
Aduh anggunnya, baik budi pekertinya




13. MARI SHOLAT
( Lagu : Gelang sipatu gelang )
Sholat, marilah sholat
Mari sholat bersama-sama
Barang siapa yang tidak sholat
Yang tidak sholat mendapat siksa




14. CARA WUDLU
( Lagu : Naik-naik ke puncak )
Mari kawan kita belajar
Cara wudlu yang benar
Yang pertama baca basmalah
Dua basuh telapak tangan
Yang ketiga berkumur-kumur
Sambil membasuh lubang hidung
Yang keempat membasuh muka
Lalu membasuh tangan
Dahulukan tangan yang kanan
Baru tangan yang kiri
Usap kepala langsung telinga
Cukup sekali saja
Yang kelima membasuh kaki
Hingga ke mata kaki
Dahulukan kaki yang kanan
Baru kaki yang kiri
Jangan lupakan baca syahadat
Agar wudlu sempurna




15. JALAN MASUK SYURGA
( Lagu : Satu-satu )
Satu-satu aku cinta Allah
Dua-dua cinta Rasulullah
Tiga-tiga cinta orang tua
Satu, dua, tiga jalan masuk syurga


16. RUKUN IMAN
( Lagu : Satu-satu )
Rukun iman enam perkara
Yang pertama iman kepada Allah
Yang kedua Malaikat-Nya
Yang ketiga Rasul-rasul-Nya
Yang keempat Kitab-kitab-Nya
Yang kelima hari Qiamat
Yang keenam Qodho dan Qodhar
Semua datang dari Allah 2X




17. 25 RASUL
( Lagu : Sorak-sorak bergembira )
Adam, Idris, Nuh, Hud, Sholeh
Ibrahim, Luth, Ismail
Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Ayyub
Syu’aib, Harun, Musa
Dzulkifli, Daud, Sulaiman
Ilyas, Ilyasa, Yunus
Zakaria, Yahya, Isa
Muhammad Nabi kita




18. KITAB AL QURAN
(Lagu : Layang-layang )
Ku ambil kita Al Qur’an
Ku baca dan kuartikan
Ku simak dan ku renungkan dengan tenang
Ku jadikan pedoman
Berlatih berlatih
Berlatih membaca Al Qur’an
Berlatih dan ku ajak kawan-kawan
Hati gembira dan senang




19. MUHAMMAD RASULULLAH
( Lagu : Apuse )
Muhammad Rasulullah
Penutup Nabi dan Rasul
Sebagai rahmad bagi alam raya
Muhammad Rasulullah
Pemimpin di akhir zaman
Sholawat serta salam kami untukmu
Ya Muhammad, Rasulullah
Ya Muhammad, hamba Allah
Muhammad Rasulullah
Teladan bagi ummatnya
Al Qur’an firman Allah pedomannya
Muhammad Rasulullah
Jasamu amatlah besar
Mari kita teruskan ajarannya


20. RUKUN ISLAM
( Lagu : Siapa suka hati )
Katakan rukun Islam yang pertama ( Syahadat )
Katakan rukun Islam yang kedua ( Sholat )
Ketiganya puasa, keempat membayar zakat
Kelima pergi haji naik pesawat wus… wus…


21. DISINI ISLAM DISANA ISLAM
( Lagu : Disini senang di sana senang )
Disini Islam disana Islam
Dimanapun aku tetap Islam
Sekarang Islam, besokpun Islam
Sampai matipun ku tetap Islam
Dimanapun tetap Islam, Islam jaya dimanapun
Tetap Islam, Islam jaya dimanapun


22. I Q R O
( Lagu : Disini senang di sana senang )
Disini Iqro’ disana Iqro’
Dimana-mana bacalah Iqro’
Di sekolah baca, di rumah baca
Di mana-mana bacalah Iqro’
 حَ جَ ثَ تَ بَ اَ
صَ شَ سَ زَ رَ ذَ دَ
قَ فَ غَ عَ ظَ طَ ضَ
يَ ءَ هَ وَ نَ مَ لَ كَ


23. SANTRI KECIL
( Lagu : Pelangi koes plus )
Kulihat santri kecil di sore hari
Ia rajin mengaji sambil bernyanyi
Santri kecil-santri kecil
Rajin-rajinlah mengaji
Mengabdi pada Illahi
Untuk bekal hari nanti


24. SUARA ADZAN
(Lagu : Kring-kring-kring ada sepeda)
Terdengar suara adzan,
Tanda panggilan sholat
Tundalah kegiatan,
Marilah beribadat
Dengar seruan qomat,
Sholatkan dimulai
Khusyu’ waktu ibadah
Ikhlas di dalam hati


25. AL QURAN
(Lagu : Soleram)
Al Qur’an, Al Qur’an
Al Qur’an firman Tuhan
Kitab suci menjadi pedoman kawan
Pelajari serta diamalkan
Kitab suci menjadi pedoman kawan
Pelajari serta diamalkan


26. MARI KITA SHOLAT
( Lagu : Matahari terbenam )
Ayo kawan semua, mari kita sholat
Tinggalkan permainan, kerjakan ibadah
Ayo … ayo…. ayo mari kita sholat
Ayo … ayo … ayo kerjakan ibadah


27. PERGI MENGAJI
( Lagu : Matahari terbenam )
Menjelang sore hari, ku pergi mengaji
Kubawa Qiro’aty, dengan senang hati
Ayo…ayo… ayo kita mengaji
Ayo…ayo… ayo kita mengaji



29. WAKTU DAN REKAAT SHOLAT
(Lagu : Bangun tidur)
Sholat Shubuh di pagi hari
Sholat Dhuhur di siang hari
Sholat Asar di sore hari
Maghrib, Isya’ di malam hari
Sholat Subuh dua rekaat
Dhuhur ‘Asar empat rekaat
Sholat Maghrib tiga rekaat
Sholat Isya’ empat rekaat


30. MENGAJI AL QUR AN
(Lagu : Heli anjing kecil)
Mari mengaji Al Qur’an
Dengan ustadz ustadah
Ikuti dan perhatikan
Jangan banyak bercanda
Ingat, Hei teman
Hormati Al Qur’an
Ayo, hei teman
Kita mengamalkan


31. AKU ANAK ISLAM
(Lagu : Aku anak sehat)
Aku anak Islam rajin sembahyang
Karena bimbingan ibu tersayang
Semenjak aku kecil, slalu ikut mengaji
Sehingga mengerti ajaran Ilahi
Senang hati ibu melihat aku
Tak lupa mengaji setiap waktu
Bila aku belajar ibu slalu ihtiar
Membimbingku belajar jadi anak yang pintar


32. MASUK PENGAJIAN
(Lagu : Lagi bilaman)
Ayo, kawan-kawan kita bergandeng tangan
Besama-sama masuk ke pengajian
Ayo, ayo , ayo
Ayo, ayo, ayo
Bawa Qiro’aty dan Al Qur’an
Jangan sampai ketinggalan
Duduk tertib mendengarkan


33. CINTA ISLAM
( Lagu : Desaku)
Islamku yang kucinta
Kujaga selalu
Membuat ku bahagia
Dan ingin menyatu
Tak akan kulupakan
Tak akan bercerai
Selalu kudambakan
Islamku yang damai


34. NGAJI SAMA-SAMA
( Lagu : Cublak-cublak suweng )
Ngaji sama-sama, yang ramai tidak bisa
Yang ngantuk tidak dengar, yang nganggu tak disuka
Bismillah ayo ngaji, bismillah ayo ngaji
Ayo-ayo ngaji, ngajine sing tenanan
Ora pareng gojegan
Lungguhe anteng-antengan
Sing rame kancane syetan
Bismillah ayo ngaji, bismillah ayo ngaji


35. SIAPA TAHU
( Lagu :Nama-nama rasa )
Siapa tahu nama Tuhan kita
Allah Allah Allah Azawajala
Siapa tahu nama Nabi kita
Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam
Cobalah katakan apa kitab kita
Alqur’an namanya
Sesama muslim itu teman kita
Kalau musuh kita adalah setan


36. MENUNTUT ILMU
( Lagu : Bebek-bebekku )
Teman-temanku, mari-kemari
Ikutlah aku menuntut ilmu
Disana kita ngaji bersama
Tuk bekal hidup nanti diakhiratnya
Yo ikut, yo ikut ngaji bersama
Belajar Al Qur’an dengan gembira


38. ALLAH TUJUAN KITA
(Lagu : Semut-semut kecil)
+ Wahai santri-santri
Ustadz mau tanya
Siapa Tuhanmu, siapa Nabimu, dan apa kitabmu ?
= Ustadz baik hati
Kami kan menjawab
Allah Tuhanku, Muhammad Nabiku, Al Qur’an kitabku
Alhamdulillah kalian tahu
Alhamdulillah kalo begitu
+ Wahai santri-santri
Ustadz tanya lagi
Siapa temanmu, siapa musuhmu, harus bagaimana ?
= Ustadz baik hati
Kami kan menjawab
Muslim temanku, Syetan musuhku wajib dijauhi
Allah ta’ala tujuan kita
Nabi Muhammad teladan kita
Al Qur’an karim, pedoman kita
Iman dan taqwa bekal utama
La la la la la la la la la 2x
La la la la la la la la la 2x


39. MASYITHOH
Wahai Masyithoh putrid Islam yang mulia
Imannya teguh pada Allah Taala
Fir’aun tahu serta marah kepadanya
Lalu disiksa dengan kejam tak terkira
Masyithoh sholeh diberi hukuman yang mengerikan
Tak gentar dengan rela hati
Allahu Akbar 2x



41. SHOLAT WAJIB
Tak lupa tugasku setiap hari
Sembahyang wajibku yang lima kali
Shubuh Dhuhur ‘Ashar Maghrib dan Isya’
Tak mungkin aku lupakan slama-lamanya


42. SYAHADAT
Asyhadu alla illaha illa Allah
Waasyhadu anna Muhammadar rasulullah
Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah
Dan saya bersaksi Muhammad utusan Allah


43. CIPTAAN ALLAH
Bila kupandang langit dan bumi
Alam semesta ini
Semua ciptaan yang Esa
Ya ….. Allah
Firman-Mu bagai sinar yang terang
Menuju kebenaran
Jauhkan aku dari siksaan
Ya ….. Allah
Pengasih dan penyayang
Pada semua insane
Memuji selalu nama-Mu
Allah, Allah, Allah


44. ANGGOTA BADAN
Kita hafalkan bersama
Nama-nama anggota badan
Dalam bahasa Arab
Kepala rokshun, rambut sya’run
Kening jabkhotun, mata ‘ainun
Hidung anfun, telinga udzunun
Dada shodrun, leher unuqun
Famun mulut, shofkhotun bibir
Sinun gigi, lisanun lidah
Bagnun perut, rijlun kaki
Yadun tangan, ashobiun jari-jari


45. BULAN HIJRIAH
Mari kawan semua, kita menghafalkan
Dua belas nama bulan dalam tahun Hijriayah
Satu Muharrom, kedua Shafar
Taga Robiul awal, empat Rabiul tsani
Lima Jumadil ula, enam Jumadil tsaniyah
Ketujuh bulan rojab, delapan bulan Sya’ban
Sembilan Romadhon, sepuluh bulan Syawal
Sebelas Dzulqoidah, Duabelas Dzulhijah


46. ALHAMDULILLAH PUNYA MATA
Alhamdulillah, alhamdulillah
Aku punya mata
Mataku indah mataku bersih
Oh Alhamdulillah
Dapat kulihat dapat kupandang
Pemandangan indah
Aku bersyukur Alhamdulillah
Terimakasih Allah


47. 10 MALAIKAT ALLAH
10 Malaikat Allah
Jibril pembawa wahyu
Mikail pembagi rizqi
Isrofil peniup sangka kala
Izroil pencabut nyawa
Munkar dan Nakir penanya di kubur
Rqib dan Atid pencatat amal
Malik penjaga di Neraka
Ridwan penunggu Syurga
10 Malaikat Allah


48. ALLAH MAHA MELIHAT
Allah Maha Melihat hat … hat…
Semua perilakumu mu… mu…
Allah Maha Mendengar ngar…ngar…
Semua perkataanmu mu…mu…
Ayo kita waspada da…da…
Jangat berbuat dosa sa…sa…
Ingat ingat selalu lu…lu…
Allah mengawasimu mu…mu…


49. RUKUN ISLAM DAN IMAN
Rukun Islam ada lima
Pertama ucap dua kalimat syahadat
Keduanya sholat ketiga berpuasa
Keempat zakat kelima naik haji
Rukun Iman ada enam
Percaya Allah, percaya pada malaikat
Percaya Kitab Allah serta Nabi dan Rasul
Percaya kiamat qodho dan qodar
Rukun Islam harus dikerjakan
Rukun Iman diyakini


50. I PI YA
Ipiyaa ya ya ipiye
Aku dadi cah Islam wae
Yen awan tak pikerke
Yen wengi tak impekke
Imanku san soyo kuwate
Ayo konco ayo konco
Iki wis arep sasi poso
Mulo padha nindhakno
Iku sifat satriyo
Bedho karo sifate buto


51. BELAJAR NGAJI
Saya ingin belajar Bu
Belajar di TPA
Perlu cari ilmu Bu
Ilmu yang berguna
Blajar mengkaji Qur’an Bu
Ilmu yang sempurna
Besok untuk bekal Bu
Kecil sampai tua
Sungguh Qur’an itu Bu
Petunjuk manusia
Agar bahagia Bu

Dunia akhiratnya

52. SHOLAT
Sholat iku penggawe mulyo
Laku gampang ora rekoso
Lan ngilangake laku kang nistha
Mumpung isih pada ana ndonya
Tindake Nabi wajib den turut
Nyembah Allah kelawan sujud
Lan nindakake laku kang becik
Ngedohi laku alo lan musyrik


53. MESEMMA
Mesemmaaa……..
Yen ora bisa kandha
Mesemmaaa……..
Yen ora pati cetha
Mesemmaaa……..
Nadyan atimu rada gelo
Mesemmaaa……..
Ngiras kanggo tamba
Mesemmaaa……..


54. BOCAH CILIK
Bocah cilik-cilik
Lungguh tharik-tharik
Sandangane resik
Tumindake becik
Allah Pangeranku
Muhamamd Nabiku
Islam agamaku
Al Qur’an kitabku


55. DOA IBU
Sejak kecil kudiasuh
Oleh ayah dan ibu
Tak pernah dia mengeluh
Malam kudijaga
Pesan dari ibu guru
Kuingat selalu
Do’akanlah orang tua
Biar masuk syurga
Oh Tuhan, oh Tuhanku
Dengarlah do’aku
Kasihinilah ayah dan ibu
Dan ampunilah dosanya


56. NABI YUNA
Nabiyuna Nabi Muhamamd
Ismu abi sayyid Abdullah
Ummuhu sayyidah Aminah
Wahyuwayyulladu bi Makkah
Yaumul Isnain qobla subhi
Syahrul April yaumul ‘Asyiri
Amun fiil maulidun Nabi
Khomsun mi’ah wahid wa sab’iin
Nabiku Nabi Muhammad
Ingkang romo sayyid Abdullah
Ingkang ibu Siti Aminah
Miyos dalem wonten ing Mekkah
Dino Senen ing wayah subuh
Sasi April tanggal rong puluh
Tahun Fill miyose Nabi
Limo pitu siji tahun Masehi


57. ALLAHU AKBAR
Allahu akbar, Allahu Akba

Allahu akbar, Allahu Akbar
Esuk-esuk uthuk-uthuk
Gununge katon ngregunuk
Genduk ojo ngantuk
Kae adzane wis nyeluk
Allahu akbar, Allahu Akbar
Allahu akbar, Allahu Akbar
Sisih wetan bang nerawang
Ojo padha ongkang-ongkang
Kakang menyang mblumbang
Sesuci nuli sembahyang
Allahu akbar, Allahu Akbar
Allahu akbar, Allahu Akbar


58. ALLAH MAHA WELAS
Duh Gusti nyuwun kawelasan
Dateng sadaya kesaenan
Duh Dzat kang welas
Lan kang ngapura
Mugi ngapunten
Ing dosa kita


59. ASSALAAMU ‘ALAIKUM
Assalaamu ‘alaikum
Wa’alaikum salam
Semoga sejahtera
Atas karunia-Nya


60. BISMILLAH HIRRAHMAANIRROHIIM
Bismillahirrohmaanirrohiim
Dengan jalan rahmat dan kasih-Nya
Mereka yang beriman mereka yang bertakwa
Senantyasa dalam nikmat Allah


MACAM-MACAM TEPUK

1. TEPUK ISLAM
Tepuk Islam
( X X X ) agamamu ( X X X ) Islam
( X X X ) Tuhanmu ( X X X ) Allah
( X X X ) Nabimu ( X X X ) Muhammad
( X X X ) Kitabmu ( X X X ) Al Qur’an
( X X X ) temanmu ( X X X ) muslim
( X X X ) musuhmu ( X X X ) syetan


2. TEPUK TENANG
Tepuk tenang
( X X X ) te ( X X X ) nang
( X X X ) tenang sedakep Mendel cep.


3. TEPUK KHOLIFAH
Tepuk Kholifah
( X X X ) pertama ( X X X ) Abu Bakar
( X X X ) kedua ( X X X ) Umar
( X X X ) ketiga ( X X X ) Usman
( X X X ) keempat ( X X X ) Ali


4. TEPUK RUKUN ISLAM
Tepuk rukun Islam
( X X X ) pertama ( X X X ) syahadat
( X X X ) kedua ( X X X ) shalat
( X X X ) ketiga ( X X X ) puasa
( X X X ) keempat ( X X X ) zakat
( X X X ) kelima ( X X X ) haji


5. TEPUK RUKUN IMAN
Tepuk rukun Iman
( X X X ) pertama ( X X X ) pada Allah
( X X X ) kedua ( X X X ) Malaikat
( X X X ) ketiga ( X X X ) Kitab-Nya
( X X X ) keempat ( X X X ) Nabi-Nya
( X X X ) kelima ( X X X ) Hari Kiamat
( X X X ) keenam ( X X X ) Taqdir


6. TEPUK AL QUR’AN
( X X X ) pertama ( X X X ) Al Fatihah
( X X X ) kedua ( X X X ) Al Baqorah
( X X X ) ketiga ( X X X ) Ali Imran
( X X X ) keempat ( X X X ) An Nisa’
( X X X ) kelima ( X X X ) Al Maidah
( X X X ) keenam ( X X X ) Al An’am
( X X X ) ketujuh ( X X X ) Al A’raf
( X X X ) kedelapan ( X X X ) Al Anfal
( X X X ) kesembilan ( X X X ) At Taubah
( X X X ) kesepuluh ( X X X ) Yunus


7. TEPUK ISTIQOMAH
( X X X ) Aku ( X X X ) Anak Islam
( X X X ) Slalu bangga ( X X X ) dengan Islam
( X X X ) Jadi mentri ( X X X ) tetap Islam
( X X X ) Jadi mantri ( X X X ) tetap Islam
( X X X ) Pak polisi ( X X X ) tetap Islam
( X X X ) Sampai mati ( X X X ) tetap Islam
( X X X ) Islam Islam yes.


8. TEPUK ISLAM JAYA
( X X X ) I ( X X X ) S
( X X X ) L ( X X X ) A
( X X X ) M ( X X X ) Islam …. Jaya.


9. TEPUK SHOLAT
( X X X ) Lima waktu ( X X X ) kulakukan
( X X X ) Hati riang ( X X X ) jiwa lapang
( X X X ) Subuh ( X X X ) Dhuhur
( X X X ) Ashar ( X X X ) Maghrib
( X X X ) Isya’ ( X X X ) tak pernah
( X X X ) kutinggalkan


10. TEPUK PANJI ISLAM
Panji Islam kan datang ( X X X hey )
Umat Islam kan menang ( X X X hey )
Tak henti kami berjuang ( X X X hey )
Agar panji Islam menjulang ( X X X hey ) 

Thursday, November 22, 2012

Cinta-Ku Abadi Karena Allah

    ::.. Indahnya Cinta Karena Allah ....::

    Bismillaahirrahmaanirrahiim

    “Cintailah Allah karena nikmat yang dianugerahkan kepada kalian, cintailah aku karena cinta kalian kepada-Nya”. (HR. Tirmidzi dan Al-Hakim)

    Alkisah pemuda sufi jatuh cinta pada seorang gadis. Cintanya pun berbalas. Namun malang, gadis itu dijodohkan orang tuanya dengan laki-laki lain. Kare...na dorongan cinta, gadis itu mencari siasat,”Aku datang padamu, atau kuatur cara supaya kamu bisa menyelinap ke rumahku”, begitu penjelasannya. “Tidak! Aku menolak kedua pilhan itu. Aku takut pada neraka yang nyalanya tak pernah padam!” itu jawaban sang pemuda sekaligus membuat sang gadis terhenyak.

    Pemuda itu memenangkan iman atas syahwatnya dengan kekuatan cinta. “Jadi dia masih takut pada Allah?”, gumam sang gadis. Seketika ia tersadar, dan tiba-tiba dunia terasa kerdil di hadapannya. Ia pun bertaubat dan kemudian mewakafkan diri untuk beribadah. Tapi cintanya pada sang pemuda tidak mati. Cintanya berubah menjadi rindu yang berkelana dalam jiwa dan do’a-do’anya. Tubuhnya luluh latak didera rindu, dan akhirnya ia meninggal.

    Sang pemuda terhentak. Itu mimpi buruk. Gadisnya telah pergi membawa semua cintanya. Maka kuburan sang gadislah tempat ia mencurahkan rindu dan do’a-do’anya. Sampai suatu saat ia tertidur di atas pusara sang gadis. Tiba-tiba sang gadis hadir dalam tidurnya, cantik, sangat cantik. “Apa kabar? Bagaimana keadaanmu setelah kepergianku”, tanya sang gadis. “Baik-baik saja. Kamu sendiri di sana bagaimana,”jawabnya sembari balik bertanya. “Aku di sini, di surga abadi, dalam nikmat hidup tanpa akhir.” Jawab sang gadis. “Do’akan aku, jangan pernah lupa padaku. Aku selalu ingat padamu. Kapan aku bisa bertemu denganmu”, tanya pemuda lagi. “Aku tidak pernah lupa padamu. Aku selalu berdo’a agar Allah menyatukan kita di surga, teruslah ibadah. Sebentar lagi engkau akan menyusulku,” jawab sang gadis.

    Hanya tujuh malam setelah mimpi itu, sang pemuda pun menemui ajalnya. Atas nama cinta, ia memenangkan Allah atas dirinya sendiri, atas nama cinta pula Allah akan mempertemukan mereka. Cinta karena Allah, untuk Allah, bertemu dan berpisah karena Allah, mengantarkan pemiliknya pada kebahagiaan yang mendalam.

    Tidak ada cinta yang mati disini. Semuanya bermuara pada Zat yang Maha Hidup dan Menghidupkan. Cinta di atas cinta, dan adakah yang lebih mulia cintanya dari suatu Zat yang begitu mencintai kita, yang tak pernah meninggalkan kita di saat kita galau dan bimbang. Cinta, semuanya atas nama cinta, cinta mampu mengangkat manusia menduduki posisi paling agung, ketika sang manusia mampu menempatkannya pada posisi terhormat di relung hatinya.

    Cinta pada Yang Maha Mulia akan membuat seseorang jadi mulia, karena jiwanya terisi nuansa kemuliaan cinta yang ujungnya adalah menjayakan Allah dalam segala hal. Jiwanya tidak akan resah kalo-kalo cintanya ditolak. Cinta yang berlandaskan keyakinan pada Allah yang Maha Sempurna akan membuat dirinya tidak takut akan kenyataan. Apalah arti kehilangan harta, sanak famili, bahkan orang yang “dicintai”, jika cinta dan rindunya selalu terpaut pada perjumpaan dengan Sang Maha Kekasih.

    Sudah semestinya cinta kepada Allah diletakkan di atas segala-galanya. Karena Dialah yang menciptakan cinta dan hati tempat cinta itu bersemayam. Cinta kepada Allah akan mewariskan kecintaan para hamba-Nya. Sebaliknya, cinta yang bukan karena-Nya hanya akan mengundang murka-Nya dan murka makhluk-Nya. Beruntunglah orang yang hanya mencintai Allah saja dalam hatinya, dan mencintai makhluk hanya sekedar mencintai karena-Nya.

    Semestinya kita mencintai seseorang karena imannya, dan membenci seseorang karena maksiatnya. Tak selayaknya kepentingan duniawi mengubah arah cinta kita.

    Semoga Allah menganugerahkan kepada kita cinta yang hakiki dan abadi hingga ke akhirat. Aamiin

    Source: Senandung Kasih
    Post: Honesty
By: Ummu Syifa Ariyanti

Tuesday, October 9, 2012

Short Message Service (SMS)

Selasa,  9 Oktober 2012 ; 17:08:33
Guest: Agenda malam ini tadarus ditempat Saudara Widodo Sumber. Temen2 diajak ya.
Best Respont : haduwh kok adoh e mas,.
Guest : Nek pengen dkeeet? Ikhlaskan hati Silaturahmi.. Tadarus bersama kuatkan jati diri! Luruskan niat cz Allah? sgalanya akan tersa lbih dekat?: Cntoh: P.nardi g'ada kluhan jauh/dekt, cuapek/males... kmnapun nikmatnya ibadah traza indah?? Barakallahufikum.
New Respont : wkwk stju mz.
Guest : Yg trpnting adlh amalan.. Kyakinan tnpa dikerjakan adalh munafik, tpi pkerjaan tnpa ada keyakinan g'ad arTinya?! Kyakinan Qt kpd Allah tnpa mlakukan amal Ibadah yg diperintahkan Allah adlh munafik.. dan Amal Ibdah dkerjakn tanpa ada keimanan sia-sia!!

Sunday, August 26, 2012

SYAWALAN BADKO SERUT 1433H/2012M "ALLAHU DULU,ALLAH LAGI,ALLAH TERUS"

Subhanallah,...
Wal hamdulillah,...
Wala illa ha illa allah,ALLAHU AKBAR !!!

ASSLAMUALAIKUM WR WB..
Sebelum dilanjutkan Keluarga Besar Badko Serut mengucapkan :
Jika HATI sejernih AIR,
Jangan biarkan IA keruh,
Jika HATI seputih AWAN,
Jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN,
Hiasi IA dengan IMAN.Selamat Idul Fitri 1433 H
Mohon Maaf lahir Dan Batin

Syukur selalu terucap kepada Allah SWT, yang memberikan anugrah hidup kepada kita, sehingga setiap gerak kita sudah seharusnya merupakan ibadah kepada NYA.
Sholawat dan Salam semoga tetap tercurah kepada IDOLA kita Nabi Muhammad SAW, semoga syafaat kita dapatkan di akherat kelak,dimana tiada yg bisa memberikan pertolongan selain Beliau, Aamiiin.

Sahabat Badko dimanapun kalian berada, lama tak jumpa kalian semua kangen rasanya hehe,... Tidak terasa Ramadhan 1433 H sudah meninggalkan kita semua, ada sedih, ada senang, ada campur aduk rasanya meninggalkan bulan mulia ini. Ramadhan 1433 H kemarin belum sempat update blog yaaa,hehe saking sibuknya dengan kegiatan masing masing admin ini (bukan membela diri lhoo ^_^)

Alhamdulillah Ramadhan ini BAdko Serut mengagendakan kegiatan yang alhamdulillah udah terlaksana dengan baik,mau tau ndak apa aajaa ituu???
mau tauuu???
jamaahhhh ...
wah dah kayak ustad Maulani e Maulana nich!!! hohoho

Diawali dari kisah Ramadhan ini,Badko Serut mengadakan Pawai MenyambuT Ramadhan 1433 H. Pawai ini diikuti oleh TPA Se Desa Serut, dengan rute dari Masjid Taubatan Nasukha Dungmanglu menuju ke Masjid Nurul Huda Serut. Meriah mesti karana jalan kaki, jarang lhoo teman teman mau jalan kaki, karena kebanyakan maunya enak pakai motor haha,... Sampai di Nurul Huda kita istirahat sambil menyaksikan Pentas Seni dari masing2 TPA, Duhhhh keren2 pokoknya aksi teman teman kie, ada yang nyanyi,ada puisi,rebana dan drama juga ada lhoo. Pokoknya acara Pawai Sambut Ramadhan T O P B G T lahhh

Acara selanjutnya adalah Kajian Ahad Pagi Badko Serut, kajian ini rutin tiap ahad pagi dan tempatnya berpindah pindah dari satu TPA ke TPA lain gtuuu. Biar silaturahmi kita tetap terjaga. Untuk Ahad Pagi perdana kita adakan di Masjid Taubatan Nasikha Dungmanglu dengan menghadirkan Ustad Muda Muktar Sholikhin dari ICSA Sampang. Tausiah beliau menyampaikan betapa pentingnya ukhuwah itu,ada banyak ukhuwah, dbagi 3 kayaknya kalai ndak salah lhooo hehee. Kajian ini juga diikuti remaja se desa Serut lhoo,walaupun hanya perwakilan tapi udah keren lah mau ngaji bareng teman teman Badko Serut.

Setelah itu acara yang sangat ditunggu tunggu pasti yakni BUKA BERSAMA DAN TAKBIR KELILING BADKO SERUT. Diawali di Masjid Al Furqon Sumber, buka bersama diisi dengan kajian dlu oleh Ustadzah Umi Salamah dari Dungmanglu, isi kajiannya terkait remaja kayaknya tapi belum tau pasti karena admin nya telat datangnya jew haha. Selanjutnya tiba buka bersamanya kita bareng bareng makannya, sepiring bertiga haha, indahnya kebersamaan emmm ada yang tambah nasi 3 kali lhooo,hayooo sapa kah ituu???. Tapi tetap semangat teman2, agenda dilanjut takbir keliling ke masjid masing masing hehe.

Selanjutnya aholat idul fitri dimasing masing tempat, monggo sami sholat id...

Agenda selanjutnya yakni
Syawalan Keluarga Besar Badko Serut
bertempat dimushola AL MUIZ Wangon, agenda berjalan sukses dan lancar, dengan Ustad Nahrun dari Gantiwarno Klaten lhoo...Asyik ngajinya pokoknya, ada nyanyiiii jga, yang gak datang NYESEL POKOKNYA
Intinya nya ALLAH DULU ALLAH LAGI DAN ALLLAH TERUS

Subhanallah, luar biasa demikian repot agenda dari awal Ramadhan hingga akhir Ramadhan Badko serut 1433 H
Semoga di Ramadhan yang akan datang kita bisa bersama sama lagi dan membuat agenda agenda DAHSYAT tentunya...

Wassalamualaikum wr wb
BADKO SERUT 2012 "SELALU DIHATI"

Monday, June 18, 2012

Surat dari Mr. X : "Bom Zionis Sudah Ada Di Sini"




Sahabat sekalian, panggil saya Mr X. Anda tidak perlu tahu siapa saya yang sebenarnya. Yang anda perlu tahu adalah simaklah yang saya sampaikan, dan rasakan dalam realitasnya. Jika anda mengerti, anda akan tahu bahwa bom – bom menakutkan dari Zionisme Israel itu sudah ada di sini, di negeri ini. Ia telah berubah bentuk dalam ragam agenda. Rudal rudal Zionis, kini telah hadir mulai dari ruang tamu rumah anda, ke dalam cara berpikir anda bahkan ke dalam sistem gaya hidup dan sudut pandang kita sehari – hari.

Jika anda terus mencari tahu siapa saya, maka anda tidak akan pernah tahu dan anda akan lelah dengan pencarian anda mengenai saya. Jika apa yang saya sampaikan benar, maka refleksikanlah kebenaran ini dalam resistensi pergerakan dakwah kita yang jelas, cerdas, terarah dan produktif, karena saat anda melihat bahwa pendapat kita adalah berseberangan, sesungguhnya kita adalah lawan.

Ini info X Files pertama dari saya. Ada agenda besar untuk mengadu domba antara Islam dengan pihak nasionalis. Indikasi ini tercium sejak disebarnya bom buku ke kalangan nasionalis.

Jika anda pernah mendengar kasus, bertebarannya anjing – anjing liar di tengah kota, yang notabene kota – kota tersebut adalah kota – kota dengan penduduk yang memiliki kultur Islam yang sangat kuat. Percayalah, bahwa anjing – anjing itu tidak hadir karena arus alamiah dari tradisi alam, semua adalah bagian dari sebuah konspirasi dan serangan psikologis.

Pihak Islamphobia (baca :Mereka) sangat mengetahui apa-apa yang dilarang oleh agama kita, melalui pintu inilah mereka hendak menyingkirkan posisi kita dari peranan sosial. Kita sengaja dibuat tidak nyaman dan risih tinggal di kota tersebut. Ini serangan dalam bentuk psikologis. Jangan takut kepada anjing, takutlah kepada Allah Swt saja. Bentuk lainnya seperti gay, waria dan lesbian. Saya menyebut ini seperti teknik mengusir tikus dari lobang dengan cara menyemprotkan asap.

Menarik, ketika seorang ingin mengidentifikasi siapa saya, ini adalah komunitas hobby kami. Setiap hari kami kami selalu mengekspresikan hobby kami yang sama di komunitas ini. Namun sayangnya di komunitas ini ada ‘mereka’. Ya, jika anda sudah siap dengan informasi ini, tentunya saya tidak perlu menjelaskan maksud dari kata ‘mereka’ ini siapa?. Mereka coba membangun ketidaknyamanan atas kehadiran saya. Alkohol, kondom, freesex dan pancingan – pancingan debat kusir diarahkan untuk memancing argumentasi saya.

Intinya bukan untuk melatih ilmu saya, tapi justru membangun persepsi dan ketidaknyamanan baik untuk diri saya, ataupun untuk lingkungan kepada saya. “Mereka” berharap saya tidak lagi eksis di komunitas itu, mereka ingin saya pergi. Permainan mereka sangat rapi, bahkan cenderung seperti tidak terasa namun tetap bisa mengarahkan. Sayangnya, seberapa banyak alkohol dan budaya kondomisasi ditempat tersebut, saya justru tidak terpengaruh, dan saya tidak pergi dari tempat itu. Saya justru lebih sering datang ke lingkungan tersebut, sering, sering dan semakin sering.

Dalam prinsip saya, kalau para da’inya sudah menyingkir dari peranan sosial, pihak Islamphobia akan dengan mudah menghasut saudara kita yang lain (yang belum sempat ngaji dan yang tidak mengerti hakikat agama Islam).

Perhatikanlah baik – baik hampir di setiap masjid besar di sebuah kota, selalu dibangun tempat hiburan di sekitarnya. Masalah ini pernah diangkat di majalah Sabili. Tujuan mereka jelas, ingin menyerang kita secara mental terlebih dahulu.

Intinya, mereka bermaksud mengebiri fungsi sosial kita dengan cara melemparkan hal-hal yang dibenci oleh Islam ke masyarakat umum. Saran saya, jangan mundur dari peranan sosial. Saudara kita yang belum memahami Islam di luar sana masih banyak dan mereka membutuhkan posisi kita untuk menjaga mereka (sekalipun mereka tidak tahu dan tidak menyadari)

“Ketika musuh terlalu kuat untuk diserang, seranglah sesuatu yang berharga yang dimilikinya. Ketahui bahwa musuh tidak selalu kuat di semua hal. Entah dimana, pasti ada celah di antara senjatanya, kelemahan pasti dapat diserang. Dengan kata lain, anda dapat menyerang sesuatu yang berhubungan atau dianggap berharga oleh musuh untuk melemahkannya secara psikologis.”

“Jangan pernah menyerang secara langsung musuh yang memiliki keunggulan akibat posisinya yang baik. Giring mereka untuk meninggalkan sarangnya sehingga mereka akan terjauh dari sumber kekuatannya.”

“Perlemah kemampuan tempur musuh anda dengan secara diam-diam membuat konflik antara musuh dan teman, sekutu, penasihat, komandan, prajurit, dan rakyatnya. Sementara ia sibuk untuk menyelesaikan konflik internalnya, kemampuan tempur dan
bertahannya akan melemah.”

*JANGAN TERLIHAT DAN JANGAN TERDENGAR*

Tuesday, June 5, 2012

Dakwah



Dakwah berasal dari kata bahasa arab da-‘aa, yad-‘uu, da’watan atau da’wah artinya seruan, panggilan, ajakan, dan undangan (Kamus Al
Munawir Arab – Indonesia Terlengkap karangan AW Munawar). Dalam kaitan dakwah yang berarti menyeru, Allah SWT berfirman artinya,

“Serulah (manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS An-Nahl [16]: 125)

Ayat tersebut diatas berisi perintah kepada setiap muslim untuk melakukan dakwah, mengajak dan menyeru manusia ke jalan Allah yaitu agama Islam melalui cara-cara yang arif dan bijak, pelajaran dan contoh teladan yang baik, serta dialog atau diskusi yang baik pula.

Kewajiban dakwah ini melanjutkan estafet perjuangan Rasulullah Saw sebagai khatamul Anbiyai Wal Mursalin yang diutus sebagai Rahmatan lil ‘Alamin. Itulah pesan Rasulullah SAW menjelang akhir hayatnya yang disampaikan pada haji wada’, “Hendaklah yang hadir (yang mendengarkan wasiatku ini) meneruskan kepada siapa saja yang tidak hadir.”

Risalah yang diemban Nabi Muhammad SAW disampaikan sesuai dengan situasi dan kondisi umatnya, bahkan peristiwa yang terjadi. Ketika di Makkah dakwah beliau umumnya mengenai tauhid, sedangkan ketika di Madinah mengenai berbagai masalah hidup dan kehidupan yang menyangkut politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun keamanan. Situasi dan kondisi masyarakat yang dihadapilah yang menentukan dakwah baik materinya maupun pendekatannya. Da’wah Rasulullah SAW tidak terpaku pada suatu materi dan metode pendekatan, tetapi mengalami perubahan seirama dengan perubahan sosial.

Ada beberapa metode dakwah;
Dakwah fardiah merupakan metode dakwah yang dilakukan seseorang kepada orang lain (satu orang) atau kepada beberapa orang dalan jumlah yang kecil dan terbatas. Biasanya dakwah fardiah terjadi tanpa persiapan yang matang dan tersusun secara tertib.

Dakwah ammah merupakan jenis dakwah yang dilakukan oleh seseorang dengan media lisan yang ditujukan kepada orang banyak dengan maksud menanamkan pengaruh kepada mereka. Media yang dipakai biasanya berbentuk khutbah (pidato). Dakwah amah ini kalau ditinjau dari segi subjeknya, ada yang dilakukan oleh perorangan dan ada yang dilakukan oleh organisasi tertentu yang berkecimpung dalam soal-soal dakwah.

Dakwah bil-lisan adalah penyampaian informasi atau pesan dakwah melalui lisan (ceramah atau komunikasi langsung antara subjek dan objek dakwah). Dakwah jenis ini akan efektif bila: disampaikan berkaitan dengan hari ibadah seperti khutbah jumat atau hari raya, kajian yang disampaikan menyangkut ibadah praktis, konteks sajian terprogram, disampaikan dengan metode dialog dengan hadirin.

Dakwah bil-haal adalah dakwah yang mengedepankan perbuatan nyata. Hal ini dimaksudkan agar si penerima dakwah mengikuti jejak dan hal ihwal si dai (juru dakwah). Dakwah jenis ini mempunyai pengaruh yang besar pada diri penerima dakwah.

Dakwah bil-hikmah adalah menyampaikan dakwah dengan cara yang arif bijaksana, yaitu melakukan pendekatan sedemikian rupa sehingga pihak objek dakwah mampu melaksanakan dakwah atas kemauannya sendiri, tidak merasa ada paksaan, tekanan maupun konflik. Dengan kata lain dakwah ini merupakan suatu metode pendekatan komunikasi dakwah yang dilakukan atas dasar persuasive.

Memasuki zaman global seperti saat sekarang ini, ada satu lagi pola dakwah, yaitu dakwah bit at-tadwin (dakwah melalui tulisan) baik dengan menerbitkan kitab-kitab, buku, majalah, internet, Koran, dan tulisan-tulisan yang mengandung pesan dakwah sangat penting dan efektif. Keuntungan lain dari dakwah model ini tidak menjadi musnah meskipun sang dai, atau penulisnya sudah wafat.

Sumber : Dialog Jumat Tabloid Republika,

Friday, April 20, 2012

BADKO SERUT BERBAGI "SERUTKU, SERUTMU, SERUT KITA SEMUA"

ASSALAMUALAIKUM WR WB SAHABAT BADKO SEMUANYA, SEMOGA MASIH DALAM LINDUNGAN ALLAH SWT,DAN SELALU MENJADI HAMBA YG BERSYUKUR ATAS SEMUA NIKMAT NYA, SALAM DAN SHOLAWAT SEMOGA TETAP TERCURAHKAN PADA IDOLA SEPANJANG MASA KITA NABI MUHAMMAD SAW, SEMOGA KITA SELALU ISTIQOMAH MENJALANKAN SUNAH SUNAHNYA. Lama tidak jumpa,semoga yang muda masih tetap muda, dan yang tua masih muda semangatnya. Kali ini BADKO SERUT mencoba memberikan ruang bagi semua sahabat Badko dimanapun berada untuk memberikan kantribusi berupa apapun demi kemajuan Desa Serut tercinta ini. Lewat Program Serut Berbagi " Serutku, Serutmu, Serut Kita Semua" Kami mencoba menerima dan mengelola infak/sodaqoh/zakat dari sahabat badko semua dimanapun berada. Dimana dari dana yang nantinya terkumpul akan kita gunakan untuk berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dalam rangka memajukan desa Serut ini. Adapun Program Program yang telah kita rencanakan diantaranya : a. Kegiatan Keagamaan Kegiatan keagamaan disini bertujuan untuk membangun Serut dari sisi rohani,sikap watak serta kepribadiannya. diharapkan dari adanya program program ini, masyarakat Serut bisa lebih religius dalam hidupnya,ayem tentrem menjalani berbagai macam asam garam hidup ini, adapun yang termasuk dalam program ini adalah : - Peringatan Hari Besar Islam se Desa Serut - Pengajian Rutin Ibu-Ibu Aisyah Desa Serut - Kajian Rutin Remaja Islam - Kajian Rutin Takmir Masjid Desa Serut - Jambore Anak Sholeh Badko Serut - Manasik Haji Badko Serut - Pelatihan Kader Muda Badko Serut - Safari Ramadhan Takmir Masjid - Tebar Hewan Kurban/Bakti Sosial Badko Serut Dan masih banyak lagi kegiatan keagamaan di Desa Serut ini. b. Kegiatan Sosial Kegiatan sosial yang juga merupakan program Badko Serut ini, sebagian masih berupa program program yang belum tergarap dikarenakan minimnya dana yang tersedia, Adapun diantara program sosial yang menjadi renstra Badko Serut kedepan adalah : # Perintisan Perpustakaan Masyarakat/Pusat Kegiatan Belajar Masyarkat Tujuan : Memberantas buta huruf dimasyarakat,menumbuhkan semangat belajar bagi pelajar Se Desa Serut # Pengelolaan Website Badko Serut Tujuan : Mengenalkan serut kepada seluruh dunia,mendekatkan yang jauh,sebagai sarana informasi berbagai kegiatan di Serut # Senyum Juara Tujuan : Memberikan motivasi pada seluruh siswa dari Serut yang berprestasi disemua jenjang sekolah dari SD hingga SMA, memberikan bantuan dana operasional bagi mereka yang berprestasi tapi kurang mampun dalam pembiayaan sekolahnya. # Senyum Sehat Tujuan : Membantu meringankan saudara kita yang sakit dan tidak mampu dalam pengobatan dirumahsakit # Perintisan Rumah Yatim Piatu Badko Serut Tujuan : Memberikan rumah kedua bagi saudara kita sedesa Serut yang yatim,yatim piatu dan dhuafa agar bisa meraih cita cita mereka semua sejajar dengan anak anak yang lain # Perintisan BMT Badko Serut Tujuan : Membantu masyarakat Serut agar terbebas dari sistem riba yang sangat menyengsarakan masyarakat desa Serut # Badko Education Center Tujuan : Memberikan pendampingan pada pelajar Desa Serut dengan berbagai program diantaranya: - Penyuluhan bahaya rokok dan narkoba, sasaran pelajar desa Serut - Training Motivasi Menghadapi UAN SD SMP SMK - Lomba Mewarnai PAUD TK Desa Serut - TRY OUT UAN SD SMP SMA/SMK Desa Serut - Pelatihan Komputer dan Internet Demikian lah paparan Program Badko Serut kedepan, apa yang ingin kita capai bersama demi kemajuan Desa Serut ini. Tentunya banyak kekurangan disana sini dalam penyusunan program program tersebut, maka dari itu kami mengharapkan masukan dan sumbangan pemikiran pemikiran demi kemajuan kita bersama. Terakhir marilah bersama sama memajukan desa Serut ini, keberhasilan bukan hanya milik satu orang tapi milik kita yang mau berjuang bersama, “ MARI BERSAMA MEMBANGUN SERUT SEJAHTERA “ SERUTKU, SERUTMU, SERUT KITA SEMUA BADKO SERUT BERBAGI SIAPKAN TABUNGAN AKHERAT ANDA SALURKAN INFAK/SODAQOH/ZAKAT ANDA PADA KAMI Dana yang terkumpul akan kita gunakan untuk berbagai kegiatan sosial dan keagamaan guna mewujudkan serut sejahtera. Untuk info kegiatan dan program serta audit keuangan selanjutnya bisa diakses di www.badkoserut.blogspot.com Yg msih di Serut hub. 085643934840 (Anton) siap mengambil Yg merantau, kerja dsb dluar Serut bisa langsung ke REK BNI 0108103028 an Anton Wardoyo, konfirmasi transfer ke 085643934840 Agenda Terdekat BADKO SERUT “Pelatihan Kader Muda Badko Serut” Sabtu-Ahad, 28-29 April 2012 di Duren, Rejosari, Serut Web : badkoserut.blogspot.com, email/fb : badkoserut@yahoo.com

Tuesday, March 27, 2012

Serunya BADKO CERIA 2012

Alhamdulillahirobbil'alamin ... Segala puja dan puji syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan limpahan kenikmatannya kepada semua makhluk didunia ini, sehingga masih bisa merasakan hangatnya sinar matahari pagi hehe, Salam dan sholat semoga selalu tercurahkan kepada idola terberat kita yakni Nabi Muhammad SAW kepada keluarganya, sahabatnya dan kepada ummatnya yang setia hingga akhir zaman ini, Sahabat Badko dimanapun anda berada, Alhamdulillah telah terlaksana agenda dahsyat Badko dibulan ini yakni Badko Ceria 2012, dimana dalam acara ini diisi dengan berbagai kegiatan lomba diantaranya lomba menghias sepeda dan sepeda santai, lomba menggambar dan lomba mewarnai, Acara berlangsung pada hari Ahad,25 Maret 2012 bertempat di MTs Sunan Kalijaga Serut, dimulai pukul 08.00 pagi. Semua acara berlangsung sukses dan meriah sekali, Dimulai dari acara menghias sepeda, Banyak peserta yang mengikutinya,dan tak lupa dengan berbagai kreasi mereka,ada yang pakai pita warna warni ada bendera merah putih dan masih banyak lagi propertinya,pokokke seru abissss Setelah sepeda hias maka sepeda diteruskan darak keliling sekaligus sepeda santai bersama,dengan rute layaknya lomba paris dakkar,menempuh puluhan centimeter haha, alhamdulillah tidak ada kasus yang berarti,yaaa walaupun ada kasus kecil dengan jatuhnya sang penunjuk jalan yakni mas rusmadi dari Ngalang alang ombo dan pak Juli dari karangdowo tapi alhamdulillah tidak terjadi hal yang tidak diinginkan yang lainnya,.... Lomba selanjutnya menggambar dan mewarnai yaa Ramai seru pokoknya untuk lomba 2 itu, Pertama,karena pesertanya membludak dari perkiraaan hanya sekitar 20 peserta yang terdaftar,tapi pada hari h mencapai 70 orang bahkan lebih, sehingga panitia harus menambah lagi untuk kertas mewarnainya jee, Kedua, persiapan tempatnya juga terganggu, rencana awal hanya disiapkan satu ruang kelas tapi harus memakai ruang tk nurul huda juga akhirnya,bahkan ada yang hanya memakai tikar untuk alas mewarnai dan menggambar tapi tetep semangat juga santri santrinya kie, luar biasaaaa .... Terakhir pembagian hadiah dan penutupan acara lomba pada kesempatan lomba ini hadiah lomba hanya sederhana tapi bukan itu yang kita nilai tapi makna dibalik sebuah kesederhanaan itu yang terpenting, Dan masih banyak lagi cerita seputar kegiatan ini,yang bisa dituliskan maka akan pegel jari jari ini memainkan diatas teks keyboard komputer ini, Mudah mudahan ini bisa menjadi inspirasi buat teman teman yang lain sehingga dimasa yang akan datang bisa lebih memberi warna untuk dakwah di Serut ini, Salam dakwah tanpa batas,... ALLAHU AKBAR!!! Sedikit gambar dokumentasi dari BADKO CERIA 2012
Part1
Part2
Part3
Part4
Part5
Part6
Part7
Part8

Monday, March 26, 2012

Dosa(mu) Adalah Alasan Mengapa Harus Berdakwah

dakwatuna.com – Begitu banyak generasi muda Islam yang -seharusnya menjadi penggerak dakwah menuju kejayaan Islam- menjadikan dosa-dosa yang mereka lakukan sebagai alasan untuk meninggalkan lapangan dakwah. Padahal kemunduran mereka sama sekali tidak membuat keadaan dakwah ini menjadi lebih baik, tapi justru secara tidak langsung mereka telah menjadi “musuh” yang menghambat pergerakan dakwah dengan sikap apatis mereka. Fenomena ini adalah sebuah kesalahan yang sangat diwaspadai. Jangan sampai semangat untuk beramar ma’ruf nahi munkar menjadi pudar hanya karena dosa dan kesalahan di masa lalu. Bukankah Allah SWT telah berfirman, “Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. “ (QS. An-Nur: 21) Maka, jangan sampai kita berhenti beramar ma’ruf nahi munkar dengan alasan kita adalah seorang pendosa. Abul Faraj Ibnul Juazi mengatakan, “Sungguh, Iblis telah berhasil membujuk rayu sebagian ahli ibadah. Dia melihat kemungkaran, tetapi tidak mengingkarinya dan tidak mencegahnya. Lalu orang tadi berkata, ‘Yang mencegah kemungkaran dan menyuruh kebaikan adalah orang yang sudah bagus dan baik. Sementara saya belum baik betul, bagaimana mungkin saya menyuruh orang lain?’ Hal ini adalah sebuah kesalahan, karena dia seharusnya (tetap) mencegah kemungkaran dan menyuruh kepada yang ma’ruf.” Seorang lelaki pernah berkata kepada Imam Ahmad bin Hanbal, “Apakah seseorang itu tetap bertahan terus sampai dia sempurna, kemudian baru mendakwahi manusia?” Imam Ahmad menjawab, “Siapakah orang yang sempurna? Tetaplah berdakwah kepada manusia.” Begitu pun dengan yang diwasiatkan Syaikh Al-Islam Ibnu Taimiyyah kepada Abul Qasim Al-Maghribi, “Bahwa seorang hamba pasti melakukan kesalahan dan dosa adalah sebuah kemestian yang ada pada seorang hamba. Namun dia harus meminta ampun kepada Allah, sehingga seseorang tidak beralasan (untuk tidak melakukan kebaikan), hanya karena ia telah berdosa”. DR. A’idh al-Qarni, seorang ulama yang sangat besar perhatiannya terhadap dakwah dan generasi muda Islam saja pernah menemui seorang pelaku dosa dan memintanya agar aktif dalam lapangan dakwah pada Allah, agar dia ikut andil berceramah, ikut serta dalam beramar ma’ruf nahi munkar atau pengajian. Agar ia juga aktif memberikan kata-kata yang sejuk dan baik serta ikut dalam menasihati saudara-saudaranya. Beliau melakukan hal ini dengan sebuah alasan yang sangat baik, “karena setiap orang -walaupun pendosa sekalipun-, pantas dan berhak untuk berdakwah dan berceramah kepada manusia”. Tentunya sesuai dengan kapasitasnya. Pertanyaannya, bukankah itu sama halnya dengan munafik? Jawabannya, TIDAK! Mereka yang tetap beramar ma’ruf nahi munkar -walaupun mereka memiliki “kekurangan”- adalah mereka yang -Insya Allah- akan dibersihkan dan disucikan dari dosa yang telah mereka kerjakan. Bukankah Rasulullah saw. Telah bersabda -hadits ke-18 dalam Hadits Arba’in- : “Bertaqwalah kepada Allah dimana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan niscaya menghapusnya dan pergauilah manusia dengan akhlaq yang baik” Bukankah dakwah -menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari keburukan- merupakan sebuah kebaikan yang dapat menghapus dosa? Bukankah orang yang istiqamah dalam berdakwah akan lebih malu bermaksiat kepada Allah sehingga hidupnya senantiasa terarah pada jalan yang diridhai-Nya? Ya, setiap kita pernah berbuat kesalahan… Tapi sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah orang yang bertaubat. Dan dakwah tentunya dapat menjadi sarana taubat terhadap dosa dan keburukan yang telah dikerjakan. Terakhir, sebelum mengakhiri catatan singkat ini marilah sama-sama kita renungkan sabda Rasulullah SAW dalam Shahih Muslim “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, kalau sekiranya kamu tidak berbuat dosa, niscaya Allah akan melenyapkan kamu. Kemudian Allah akan mendatangkan kaum selain kamu. Mereka berbuat dosa, dan mereka meminta ampun kepada Allah, lalu Allah mengampuni mereka.” (H.R. Muslim) Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/03/19375/dosamu-adalah-alasan-mengapa-harus-berdakwah/#ixzz1qHsrJ6Ug

Monday, February 13, 2012

Makrab Badko Serut 2012

Santri2 generasi penerus Badko Serut @ Makrab BAdko Serut Masjid An Nur Jangkungrejo Sabtu 4-5 Feb 2012
Ceria dan penuh semangat!!!
Pembukaan Makrab Badko Serut ditandai dengan penyerahan jagung dari Pembina Badko Bapak Taryono kepada Ketua Badko Serut Saudara Sigit Purnomo
yang terlewatkan
Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kehadirat ALLAH SWT,TUhan semesta Alam Raya ini. Dengan berkat Rahmat dan Hidayah NYA, kita bisa menghirup segarnya udara dipagi ini dan menikmati panasnya pancaran matahari. Tidak lupa salam dan sholawat semoga tetap tercurah kehadirat Nabi Muhammad SAW, sang revolusioner zaman, manusia termulia hingga akhir zaman kelak. Alhamdulillah telah sukses pelaksanaan kegiatan Makrab Badko Serut, yang dilaksanakan di Masjid An Nur Jangkungrejo pada hari Sabtu hingga Ahad 4-5 Februari 2012, Kegiatan diikuti sekitar 40 an peserta dari seluruh desa Serut,walaupun hanya perwakilan aja, tapi tetap meriah kuk hehe,... Adapun kegiatan kegiatan yang dilaksanakan akeh banget yow,seru pokokke jadi ndak bisa dilukiskan dengan kata kata lah hohoho,.. Intinya saling berbagi dan silaturahmi aja,soo yg belum pernah ikut/yg pernah gabung BAdko Serut, come in join lagi dengan BADKO SERUT YAA Ditunggu aksi aksi selanjutnya,pastikan kamu ada diacara tersebut !!! BADKO SERUT "UNTUKMU KAMI ADA"

Sunday, January 8, 2012

Agar Futur Tidak Menghantui

dakwatuna.com - “Dan berapa banyak Nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (Ali Imran: 146) Saudaraku… Pengikut yang bertaqwa adalah mereka yang tidak menjadi lemah karena bencana, ujian, ketidakberuntungan yang menimpa mereka di jalan Allah, tidak lesu dan tidak pula menyerah kepada musuh Allah dan Allah menyukai orang-orang yang bersabar. Ada fenomena kelesuan atau futur dalam dimensi aqidah dan umumnya terjadi karena pergeseran orientasi hidup, lebih berorientasi pada materi duniawi an sich. Dan ada juga dalam dimensi ibadah dengan lemahnya disiplin -indhibath- terhadap amaliyah ubudiyah yaumiyah (harian). Adapun dalam dimensi fikriyah terlihat dengan lemahnya semangat meningkatkan ilmu. Di sisi lain pergeseran adab islami menyelimuti akhlaq mereka, belum lagi rasa jenuh dalam mengikuti aktivitas tarbawiyah atau pembinaan keislaman dan hubungan yang terlalu longgar antar lawan jenis. Dalam hidup akan banyak ditemui bermacam jalan. Kadang datar, kadang menurun, kadang pula meninggi. Begitu pula dalam perjalanan dakwah. Ada saatnya para muharrik (orang yang bergerak) menemui jalan yang lurus dan mudah. Namun tidak jarang menjumpai onak dan duri. Hal demikian juga terjadi pada muharrik. Suatu saat ia memiliki kondisi iman yang tinggi. Di saat lain, iapun dapat mengalami degradasi iman. Tabiat manusia memang menggariskan demikian. Dalam kondisi iman yang turun ini, para muharrik kadang terkena satu penyakit yang membahayakan kelangsungan gerang langkah dakwah. Yaitu penyakit futur atau kelesuan. Saudaraku… Futur berarti putusnya kegiatan setelah kontinyu bergerak atau diam setelah bergerak, atau malas, lamban dan santai setelah sungguh-sungguh. Terjadinya futur bagi muharrik, sebenarnya merupakan hal yang wajar. Asal saja tidak mengakibatkan terlepasnya muharrik dari roda dakwah. Hanya malaikat yang mampu kontinyu mengabdi kepada Allah dengan kualitas terbaik. Firman Allah, “dan kepunyaan-Nyalah segala apa yang di langit dan di bumi dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak pula merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada hentinya.” (Al-Anbiya: 19-20) Karena itu Rasulallah sering berdoa: Artinya: “Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku akhirnya. Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik amalku keridhaan-Mu. Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik hariku saat bertemu dengan-Mu.” Penyebab Futur Walaupun futur merupakan hal yang mungkin terjadi bagi muharrik, ada beberapa penyebab yang dapat menyegerakan timbulnya: Pertama, berlebihan dalam din (Bersikap keras dan berlebihan dalam beragama) Berlebihan pada suatu jenis amal akan berdampak kepada terabaikannya kewajiban-kewajiban lainnya. Dan sikap yang dituntut pada kita dalam beramal adalah washathiyyah atau sedang dan tengah-tengah agar tidak terperangkap dalam ifrath dan tafrith (mengabaikan kewajiban yang lain). Dalam hadits yang lain Rasul bersabda: “Sesungguhnya Din itu mudah, dan tidaklah seseorang mempersulitnya kecuali akan dikalahkan atau menjadi berat mengamalkannya.” (H.R. Muslim) Karena itu, amal yang paling di sukai Allah swt. adalah yang sedikit dan kontinyu. Kedua, berlebih-lebihan dalam hal yang mubah. (Berlebihan dan melampaui batas dalam mengkonsumsi hal-hal yang diperbolehkan) Mubah adalah sesuatu yang dibolehkan. Namun para sahabat sangat menjaganya. Mereka lebih memilih untuk menjauhkan diri dari hal yang mubah karena takut terjatuh pada yang haram. Berlebihan dalam makanan menyebabkan seseorang menjadi gemuk. Kegemukan akan memberatkan badan. Sehingga orang menjadi malas. Malas membuat seseorang menjadi santai. Dan santai mengakibatkan kemunduran. Karena itu secara keseluruhan hal ini bisa menghalangi dalam amal dakwah. Ketiga, memisahkan diri dari kebersamaan atau jamaah (Mengedepankan hidup menyendiri dan berlepas dari organisasi atau berjamaah) Jauhnya seseorang dari berjamaah membuatnya mudah didekati syaitan. Rasul bersabda: “Setan itu akan menerkam manusia yang menyendiri, seperti serigala menerkam domba yang terpisah dari kawanannya.” (H.R. Ahmad) Jika setan telah memasuki hatinya, maka tak sungkan hatinya akan melahirkan zhan (prasangka) yang tidak pada tempatnya kepada organisasi atau jamaah. Jika berlanjut, hal ini menyebabkan hilangnya sikap tsiqah (kepercayaan) kepada organisasi atau jamaah. Dengan berjamaah, seseorang akan selalu mendapatkan adanya kegiatan yang selalu baru. Ini terjadi karena jamaah merupakan kumpulan pribadi, yang masing-masing memiliki gagasan dan ide baru. Sedang tanpa jamaah seseorang dapat terperosok kepada kebosanan yang terjadi akibat kerutinan. Karena itu imam Ali berkata: “Sekeruh-keruh hidup berjamaah, lebih baik dari bergemingnya hidup sendiri.” Keempat, sedikit mengingat akhirat (Lemah dalam mengingat kematian dan kehidupan akhirat) Saudaraku… Banyak mengingat kehidupan akhirat membuat seseorang giat beramal. Selalu diingat akan adanya hisab atas setiap amalnya. Kebalikannya, sedikit mengingat kehidupan akhirat menyulitkan seseorang untuk giat beramal. Ini disebabkan tidak adanya pemacu amal berupa keinginan untuk mendapatkan ganjaran di sisi Allah pada hari yaumul hisab nanti. Karena itu Rasulullah bersabda: “Jika sekiranya engkau mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya engkau akan banyak menangis dan sedikit tertawa.” Kelima, melalaikan amalan siang dan malam (Tidak memiliki komitmen yang baik dalam mengamalkan aktivitas ’ubudiyah harian) Pelaksanaan ibadah secara tekun, membuat seseorang selalu ada dalam perlindungan Allah. Selalu terjaga komunikasi sambung rasa antara ia dengan Allah swt. Ini membuatnya mempersiapkan kondisi ruhiyah atau spiritual yang baik sebagai dasar untuk bergerak dakwah. Namun sebaliknya, kelalaian untuk melaksanakan amalan, berupa rangkaian ibadah baik yang wajib maupun sunnah, dapat membuat seseorang terjerumus untuk sedikit demi sedikit merenggangkan hubungannya dengan Allah. jika ini terjadi, maka sulit baginya menjaga kondisi ruhiyah dalam keadaan taat kepada Allah. kadang hal ini juga berkaitan dengan kemampuan untuk berbicara kepada hati. Dakwah yang benar, selalu memulainya dengan memanggil hati manusia, sementara sedikitnya pelaksanaan ibadah membuatnya sedikit memiliki cahaya. Allah berfirman: “Barang siapa tidak diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah, tiadalah ia mempunyai cahaya sedikit pun.” (An-Nur: 40) Keenam, masuknya barang haram ke dalam perut (Mengkonsumsi sesuatu yang syubhat, apalagi haram) Ketujuh, tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan. (Tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai rintangan dan tantangan dakwah) Setiap perjuangan selalu menghadapi tantangan. Haq dan bathil selalu berusaha untuk memperbesar pengaruhnya masing-masing. Akan selalu ada orang-orang Pendukung Islam. Di lain pihak akan selalu tumbuh orang-orang pendukung hawa nafsu. Dan dalam waktu yang Allah kehendaki akan bertemu dalam suatu “fitnah”. Dalam bahasa Arab, kata “fitnah” berasal dari kata yang digunakan untuk menggambarkan proses penyaringan emas dari batu-batu lainnya. Karena itu “fitnah” merupakan sunnatullah yang akan mengenai para pelaku dakwah. Dengan “fitnah” Allah juga menyaring siapa hamba yang masuk golongan shadiqin dan siapa yang kadzib (dusta). Dan jika fitnah itu datang, sementara ia tidak siap menerimanya, besar kemungkinan akan terjadi pengubahan orientasi dalam perjuangannya. Dan itu membuat futur. Allah Berfirman: “Hai orang-orang yang beriman sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. Maka hati-hatilah kamu terhadap mereka.” (Al-Ahqaf: 14) Kedelapan, bersahabat dengan orang-orang yang lemah (Berteman dengan orang-orang yang buruk dan bersemangat rendah) Kondisi lingkungan (biah) dapat menentukan kualitas seseorang. Teman yang baik akan melahirkan lingkungan yang baik. Akan tumbuh suasana ta’awun atau tolong-menolong dan saling menasihatkan. Sementara teman yang buruk dapat melunturkan hamasah (kemauan) yang semula telah menjadi tekad. Karena itu Rasulullah bersabda: “Seseorang atas diri sahabatnya, hendaklah melihat salah seorang di antara kalian siapa ia berteman.” (H.R. Abu Daud) Kesembilan, spontanitas dalam beramal (Tidak ada perencanaan yang baik dalam beramal, baik dalam skala individu atau fardi maupun komunitas atau jama’i) Amal yang tidak terencana, yang tidak memiliki tujuan sasaran dan sarana yang jelas, tidak dapat melahirkan hasil yang diharapkan. Hanya akan timbul kepenatan dalam berdakwah, sementara hasil yang ditunggu tak kunjung datang. Karena itu setiap amal harus memiliki minhajiatul amal (sistematika kerja). Hal ini akan membuat ringan dan mudahnya suatu amal. Kesepuluh, jatuh dalam kemaksiatan (Meremehkan dosa dan maksiat) Perbuatan maksiat membuat hati tertutup dengan kefasikan. Jika kondisi ini terjadi, sulit diharapkan seorang juru dakwah mampu beramal untuk jamaahnya. Bahkan untuk menjaga diri sendiri pun sulit. Cara Mengobati Kelesuan Saudaraku… Untuk mengobati penyakit futur ini, beberapa ulama memberikan beberapa resep. Pertama, jauhi kemaksiatan Kemaksiatan akan mendatangkan kemungkaran Allah. Dan pada akhirnya membawa kepada kesesatan. Allah berfirman: “Dan janganlah kamu melampaui batas yang menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu. Dan barang siapa ditimpa musibah oleh kemurkaan-Ku, maka binasalah ia.” (Thaha: 81) Jauh dari kemaksiatan akan mendatangkan hidup yang akan lebih berkah. Dengan keberkahan ini orang dapat terhindar dari penyakit futur. Allah berfirman: “Jikalau penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah kami melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan dari bumi.” (Al-A’raf: 96) Kedua, tekun mengamalkan amalan siang dan malam Amalan siang dan malam dapat melindungi dan menjaga pelaku dakwah untuk selalu berhubungan dengan Allah swt. Hal ini dapat menjauhkannya dari perbuatan yang tidak mendapat restu dari Allah. Allah berfirman: “Dan hamba-hamba yang baik dari Rabb Yang Maha Penyayang itu, ialah orang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang (mengandung) keselamatan. Dan orang-orang yang melalui malam harinya dengan bersujud dan berdiri untuk Rabb mereka.” (Al-Furqan: 63-64) Ketiga, mengintai waktu-waktu yang baik Dalam banyak hadits Rasulullah saw. banyak menginformasikan adanya waktu-waktu tertentu dimana Allah swt. lebih memperhatikan doa hamba-Nya. Sepertiga malam terakhir, hari Jum’at, antara dua khutbah, ba’da Ashar hari Jum’at, bulan Ramadhan, bulan Zulqaedah, Zulhijjah, Muharram, rajab dll. Waktu-waktu itu memiliki keistimewaan yang dapat mengangkat derajat seseorang di hadapan Allah. Keempat, menjauhi hal-hal yang berlebihan. Berlebihan dalam kebaikan bukan merupakan tindakan bijaksana. Apalagi berlebihan dalam keburukan. Allah memerintah manusia sesuai dengan kemampuannya. Firman Allah: “Maka bertaqwalah kamu kepada Allah sesuai dengan kesanggupanmu!” (At-Taghabun: 6) Islam adalah Din tawazun (keseimbangan). Disuruhnya pemeluknya memperhatikan akhirat, namun jangan melupakan kehidupan dunia. Seluruh anggota tubuh dan jiwa mempunyai haknya masing-masing yang harus ditunaikan. Dalam ayat lain Allah berfirman: “Demikianlah kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat pertengahan (adil) dan pilihan. (Al-Baqarah: 143) Kelima, melazimi Jamaah “Berjamaah itu rahmat, Firqah (perpecahan) itu azab.” demikian sabda Rasulullah. Dalam hadits yang lain beliau bersabda: “Barangsiapa yang menghendaki tengahnya surga, hendaklah ia melazimi jamaah.” Dengan jamaah seorang muharrik akan selalu berada dalam majelis dzikir dan pikir. Hal ini membuatnya selalu terikat dengan komitmennya semula. Juga jamaah dapat memberikan program dan kegiatan yang variatif. Sehingga terhindarlah ia dari kebosanan dan rutinitas. Keenam, mengenal kendala yang akan menghadang Saudaraku… Pengetahuan pelaku dakwah dan pejuang akan tabiat jalan yang hendak dilalui serta rambu-rambu yang ada, akan membuatnya siap, minimal tidak gentar, untuk menjalani rintangan yang akan datang. Allah berfirman: “Dan beberapa banyak Nabi yang berperang bersama mereka sebagian besar karena bencana yang menimpa di jalan Allah, dan tidak pula lesu dan tidak pula menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (Ali Imran: 146) Ketujuh, teliti dan sistemik dalam kerja. Dengan perencanaan yang baik, Pembagian tugas yang jelas, serta kesadaran akan tanggung jawab yang diemban, dapat membuat harakah menjadi harakatul muntijah (harakah yang berhasil). Perencanaan akan menyadarkan pejuang, bahwa jalan yang ditempuh amat panjang. Tujuan yang akan dicapai amat besar. Karena itu juga dibutuhkan waktu, amal dan percobaan yang besar. Jika ini semua telah dimengerti, insya Allah akan tercapai sasaran-sasaran yang telah ditentukan. Kedelapan, memilih teman yang shalih Rasulullah bersabda: “Seseorang tergantung pada sahabatnya, maka hendaklah ia melihat dengan siapa ia berteman.” (H.R. Abu Daud) Kesembilan, menghibur diri dengan hal yang mubah Bercengkerama dengan keluarga, mengambil secukupnya kegiatan rekreatif serta memberikan hak badan secara cukup mampu membuat diri menjadi segar kembali untuk melanjutkan amal yang sedang dikerjakan. Kesepuluh, mengingat mati, surga dan neraka Rasulullah bersabda: “Jika sekiranya engkau mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya engkau akan banyak menangis dan sedikit tertawa.” Saudaraku… Ketahuilah, bahwa futur menyebabkan jalan dakwah yang harus di tempuh menjadi lebih panjang, sebab tidak mendapatkan ma’iyatullah (kebersamaan dan pembelaan Allah) dan daya intilaq (lompatan) kita menjadi lebih berat, baik karena borosnya biaya dan rontoknya para pejuang dan penyeru dakwah. Mudah-mudahan Allah selalu menjaga kita, Amin. Wallahu a’lam bis shawab Sumber: http://www.dakwatuna.com/2009/04/2378/agar-futur-tidak-menghantui/#ixzz1iwF0y0Ob