BadkoSerut Membangun Kader :

"Rijalul qaul (orang yang pandai berbicara) tidak sama dengan Rijalul 'amal (orang yang pandai bekerja) dan Rijalul 'amal tidak sama dengan Rijalul jihad (orang yang optimal dalam bekerja). Kemudian Rijalul jihad pun tidaklah sama dengan Rijalul jihad yang muntij (produktif) wal hakim (bijaksana) yakni orang yang mampu memberikan hasil yang optimal dengan pengorbanan yang paling kecil"

Kader dakwah menyeru masyarakat dengan seruan pujangga Ar Rofi'i:

"Jangan kacau--------> di sini ketertiban" "Jangan menyimpang--------> di sini jalan yang lurus" "Jangan mundur-----> di sini saya menyeru" Tak ada sesuatupun yang dapat memperbudak kalian selama teriakanmu: Allahu Akbar...!!!

Konsisten di jalan dakwah merupakan salah satu konsekuensi Iman

Konsisten di atas al-Haq sampai mati adalah sesuatu yang sangat berat, sehingga Rasul sering berdo'a dengan do'a ini: "Ya Allah yang memutar balikkan hati manusia, teguhkanlah hatiku di jalan agamaMu."

Tanda Cinta Kepada Allah :

"Yaitu orang-orang yang apabila disebut nama Allah, bergetarlah hati mereka dan bila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambah-tambahlah iman mereka dan mereka selalu bertawakkal (berserah diri) kepada Rabb mereka." (QS. 8:2).

QS. At Taubah ayat 11,

"Sesungguhnya Allah telal membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan balasan surga untuk mereka. Mereka berperang dijalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. Itu telah menjadi janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu dan itulah kemenangan yang besar."

Tuesday, December 12, 2017

KENAPA PALESTINA PENTING

*KENAPA PALESTINA PENTING ?*

Oleh : Dr. Jasim Al-Muthawwa’

Apabila anak Anda bertanya kepada Anda, mengapa Anda memberikan perhatian kepada Palestina dan selalu mengikuti berita Baitul Maqdis..?
Apa yang anda bicarakan..?
Apa jawaban Anda..?

Saya sarankan kepada Anda untuk membaca sejenak tulisan ini dan memberi penjelasan kepada Anak Anda tentang Negara Palestina..

Anda bisa menggunakan (25) informasi penting ini untuk diketahui anak-anak kita tentang Palestina dan Baitul Maqdis..
Agar mereka tahu mengapa kita peduli terhadap Palestina dan apa yang terjadi di sana..
Saya menyarankan pembaca untuk membacakan artikel kepada anak-anaknya, atau mengirim link ke mereka melalui (WhatsApp) agar membacanya sehingga mereka mengetahui walaupun kita sibuk dengan urusan dunia, namun Palestina tetap masalah kita pertama setelah berperan menyadarkan kaum muslimin dan mengajari mereka.

Ceritakan kepada anak Anda:
“Wahai anakku, sesungguhnya Palestina adalah tempat tinggal para Nabi".

Nabi kita Ibrahim 'alahissalam hijrah ke Palestina. Nabi Luth 'alaihissalam diselamatkan oleh Allah dari azab yang turun pada kaumnya menuju bumi yang diberkahi, bumi Palestina.

Nabi Daud 'alaihissalam tinggal di Palestina dan membangun mihrabnya. Nabi Sulaiman 'alaihissalam memerintah seluruh  dunia dari Palestina & kisahnya yang populer dengan semut dan berkata: _“Hai semut masuklah ke tempat tinggal kalian,”_ tempat yang disebut dengan _wadi an-naml_ (lembah semut) ada di Palestina dekat ‘Asqalan..

Di Palestina juga terdapat mihrab Zakaria ‘alaihissalam..

Nabi Musa ‘alaihissalam pernah meminta kaumnya memasuki Bumi _Muqaddasah_ yang artinya suci dari syirik, dan dijadikan tempat tinggal para Nabi..
Banyak mukjizat yang terjadi di dalamnya.. Termasuk kelahiran Nabi Isa As dari ibunya Maryam, seorang gadis kecil tanpa suami, dan Allah mengangkatnya ketika Bani Israil sepakat untuk membunuhnya..

Di Palestina Maryam _‘alaihassalam_ menggoyang batang pohon kurma setelah kelahirannya dalam kondisi paling lemahnya wanita..

Termasuk tanda-tanda akhir zaman di Palestina, Isa akan turun di menara putih, dan akan membunuh Dajjal di gerbang Lod Palestina, dan itu adalah tanah Mahsyar dan Mansyar, dan Ya’juj dan Ma’juj akan dibunuh di bumi Palestina di akhir zaman, serta banyak cerita lain terjadi di Palestina, diantaranya kisah Thalut dan Jalut.

Anak saya bertanya, “Bagaimana dengan Nabi ﷺ  dan hubungannya dengan Palestina?”
Saya jawab, “Dulu kiblat pada awal diperintahkannya shalat menghadap ke Palestina"..
Ketika Nabi hijrah ke Madinah malaikat Jibril turun dan beliau sedang shalat, Jibril memerintahkan untuk mengubah kiblat dari Baitul Maqdis ke Mekah Al-Mukarramah lalu masjid tempat beliau shalat dinamakan masjid _Dzulqiblatain_ (dua kiblat)..

Demikian juga ketika Rasulullah melakukan Isra’, beliau pergi ke Baitul Maqdis  sebelum Mi’raj ke langit..

Inilah terminal pertama beliau berhenti setelah berangkat dari Mekah menuju langit, dan beliau menjad imam shalat para Nabi. Karenanya tempat ini menjadi maqar para Nabi..

Abu Dzar _radhiyallahu ‘anhu_ bertanya kepada Rasullah, “Masjid mana yang pertama diletakkan oleh Allah dimuka bumi?” Beliau menjawab, “Masjidil Haram.” Aku bertanya lagi, “Kemudian masjid mana?” Beliau menjawab, “Masjidil Aqsha.” Aku bertanya lagi, “Berapa jarak antara keduanya?” Beliau menjawab, “Empat puluh tahun.” Kemudian beliau bersabda, “Dimanapun shalat menjumpaimu maka shalatlah, dan bumi bagi kalian adalah masjid.”

Wahai anakku, Apakah kamu tahu bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq _radhiyallahu 'anhu_ meskipun sibuk dengan masalah kemurtadan orang-orang Arab di Jazirah Arab dengan memobilisasi pasukan untuk memerangi mereka agar kembali ke Islam yang benar, beliau tidak membatalkan pasukan yang diperintahkan Nabi untuk pergi ke Syam, meskipun membutukan kekuatan untuk mengembalikan stabilitas Jazirah.

Apakah kamu tahu masa keemasan penaklukan Islam di masa Umar Al-Faruq radhiyallahu ‘anhu beliau tidak pernah keluar dari Madinah untuk merayakan penaklukan (pembukaan) negeri kecuali Palestina..

Beliau pergi ke sana sendiri dan membukanya dengan damai, shalat di dalamnya dan menerima kunci untuk menyelamatkan orang-orang Nasrani dari penindasan orang-orang Romawi saat itu.

Kemudian dibuka lagi oleh Shalahuddin di hari bersejarah tahun 583 H hari Jumat bertepatan dengan tanggal 27 Rajab, tanggal yang sama dengan malam mi’rajnya Nabi ke langit melalui Baitul Maqdis.

Ini merupakan kesamaan yang ajaib dimana Allah memudahkan pengembalian Al-Quds kepada pemiliknya sama seperti waktu Isra’ dan Mi’raj.

Anak saya  bertanya, “Kenapa dinamakan Baitul Maqdis dengan nama ini..?” Saya menjawab, “Nama ini telah ada sebelum turunnya Al-Qur'an, ketika Al-Qur’an diturunkan ia disebut Masjid Al-Aqsha, dan dinamakan Baitul Maqdis karena kesuciannya yang istimewa".

Karena itu, tanah Palestina dan Syam adalah tanah Ribath, telah syahid di dalamnya 5000 dari kalangan para sahabat mulia, mereka antusias untuk membuka Baitul Maqdis dan membebaskannya dari penindasan Romawi. Para syuhada’ masih berguguran sampai hari ini, inilah tanah para syuhada’ dan tanah ribath.”

Anakku  berkata, “Jadi pentingnya Masjid Al-Aqsha dan bumi Syam seperti pentingnya Haramain, Mekkah dan Madinah, bukankah seperti itu ayah?..”

Saya menjawab, “Ya, anakku. Allah ﷻ mengumpulkan keduanya dalam firman-Nya, _“Demi buah Tin dan buah Zaitun. Dan demi bukit Sinai. Dan demi kota Mekah ini yang aman.”_ (At-Tin: 1-3).

Ibnu Abbas berkata: _At-Tin_ adalah negeri Syam, _Az-Zaitun_ negeri Palestina, bukit Sinai adalah gunung di mana Allah berbicara kepada Musa _‘alaihissalam_ di Mesir, dan _al-Balad al-Amin_ adalah Mekah Al-Mukarramah..

Allah ﷻ berfirman, _“Dan sungguh kami telah tetapkan dalam kitab-kitab setelah di catat di Lauh Mahfuzh bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hambaku yang shaleh.”_ (Al-Anbiya’: 105) salah satu tafsirnya bahwa umat Muhammad mewarisi tanah suci.

Anakku berkata, “Sekarang aku paham pentingnya Palestina dan Masjid Al-Aqsha, sebagaimana aku paham bahwa shalat didalamnya dilipatgandakan menjad 500 kali lipat, apakah ini benar..?”

Saya menjawab, “Ya, itu benar, dan jangan kamu lupakan anak-anak palestina dan penduduknya dari do’amu. Semoga Allah memberkahimu nak.”

Thursday, December 7, 2017

*PERNYATAAN SIKAP* *KOMITE NASIONAL UNTUK RAKYAT PALESTINA (KNRP) TENTANG PENISTAAN AL-QUDS (YERUSALEM)*

*PERNYATAAN SIKAP*
*KOMITE NASIONAL UNTUK RAKYAT PALESTINA (KNRP) TENTANG PENISTAAN AL-QUDS (YERUSALEM)*

Al Quds (Yerusalem) merupakan kota suci milik umat Islam, baik berdasarkan kitab suci Al-Quran maupun bukti-bukti sejarah. Hal ini dipertegas oleh Komisi Warisan Dunia UNESCO PBB dalam konfrensi ke-41 di kota Krakow Polandia, Rabu (5/7/2017) yang menyebut Al-Quds sebagai kota milik bangsa Palestina. Kepemilikan mutlak ini tidak akan bisa diserahkan kepada siapapun, apalagi terhadap penjajah Israel dan sekutunya Amerika Serikat.

Namun Presiden Amerika, Donald Trump pada hari Rabu, (6/12/2017) telah mengeluarkan pernyataan kontroversial, dengan menjadikan kota Al-Quds sebagai ibukota Israel. Tindakannya ini jelas telah mengabaikan tiga resolusi tingkat tinggi yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB.

_Pertama_, resolusi nomor 242 tahun 1967, yang meminta Israel menarik diri dari tanah yang diduduki tahun 1967, termasuk di dalamnya Yerusalem. _Kedua_, resolusi nomor 478 tahun 1980, terkait penolakan keputusan pemerintah penjajah Israel yang mencaplok Yerusalem dan menjadikannya sebagai ibukota abadi bagi negara penjajah Israel. _Ketiga_, nomor 2334 tahun 2016 yang isinya, Dewan Keamanan PBB tidak mengakui perubahan apapun yang dilakukan Israel di wilayah perbatasan tahun 1967 termasuk di Yerusalem tanpa melalui jalan perundingan.

Sehubungan dengan keputusan Presiden Donald Trump tersebut, yang telah  mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel dan memindahkan Kedubes AS ke sana, maka Komite Nasional untuk rakyat Palestina (KNRP) mengeluarkan pernyataan:

1.Mengutuk keputusan sepihak Presiden AS, Donald Trump karena hal itu merupakan bentuk kezaliman terhadap bangsa Palestina dan umat Islam

2.Menolak keputusan tersebut yang merupakan bentuk agresi, provokasi, dan perbuatan terorisme yang sebenarnya.

3.Menolak standard ganda Amerika Serikat yang tidak ada kesungguhan dalam menyelesaikan permasalahan Palestina-Israel yang sudah bertahun tahun.

4.Membuka kedok hipokrit Amerika Serikat yang disembunyikan berupa ketidakadilan global yang di dengung-dengungkan selama ini.

5.Mendesak Presiden Donald Trump untuk mencabut keputusannya yang kontroversial tersebut.

6.Mendesak OKI untuk melakukan langkah politik dan diplomatik yang tegas dan nyata agar mengabaikan keputusan tersebut.

7.Mengajak umat Islam Indonesia untuk lebih peduli kepada kota Al-Quds di semua forum atau tempat yang mungkin dilakukan.

8.Mendesak pemerintah Indonesia agar segera memberi tekanan kepada pemerintah Amerika supaya mencabut keputusan tersebut.

9.Menyerukan kepada para Khotib Jum’at untuk mengangkat tema penistaan Al Quds (kota dimana masjid Al-Aqsha berada), serta tema kepedulian terhadap nasib bangsa Palestina

*Suripto, SH*
_Ketua Umum Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP)_

No rek Knrp Yogya Bank Syariah Mandiri no 7040672987 an Komite nasional untuk rakyat Palestina

Monday, October 30, 2017

Kadang, berseminar itu melelahkan

Kadang, berseminar itu melelahkan. Kata siapa? Yah, kata saya. Namun demikian, tetap saya lakukan. Kenapa? Ternyata ada alasan tersendiri.

Ahad kemarin untuk kesekian kalinya saya seminar bareng Andrie Wongso dan Tung Desem Waringin, ikon-nya dunia seminar di tanah air. Boleh dibilang, mereka adalah gurunya guru. Right?

Seperti biasa, ticket for charity. Tepatnya untuk para pengungsi Rohingya melalui Dompet Dhuafa. Doakan ya, semoga beliau-beliau tetap sehat, panjang umur, dan lancar rezeki. Aamiin. Demikian pula para peserta seminar yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.

Selama 2 tahun terakhir, 60% seminar saya konsepnya sudah charity alias sosial. Peserta tetap bayar, tapi sayanya tidak dibayar. Kok nggak gratis saja? Kalau peserta digratiskan, kemungkinan besar mereka kurang serius.

Berdasarkan pengalaman saya, lebih baik peserta tetap bayar terus uang tiketnya saya donasikan. Kalau peserta nggak punya uang, gimana? Yah sudah, kerahkan tenaga. Bantu panitia mendapatkan 5 peserta berbayar. Bukan memelas, berharap dikasihani.

Meski lelah dan tidak ada uangnya, kenapa saya masih mengadakan seminar ini-itu, bahkan secara rutin? Saya ingin melihat perubahan, pada setiap peserta. Begitu mereka berubah, rasanya menyenangkan. Sangat menyenangkan.

Juga saya ingin kesibukan saya dalam seminar menjadi amal jariyah buat almarhum papa saya serta almarhum kakek-nenek saya. Meski tak seberapa, tentu rasanya melegakan saat kita tahu bahwa ada pahala yang mengalir buat orangtua manakala si anak berusaha berbuat baik dan mengajarkan ilmu.

Doakan saya, semoga niat saya tetap terjaga. Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Thursday, October 26, 2017

Harta Gono-Gini* Oleh: Arsan Nurrokhman

*Harta Gono-Gini*

Oleh: Arsan Nurrokhman

Kalau tidak melakukan perjanjian pemisahan harta, maka harta yang didapat (oleh siapapun) sesudah menikah itu adalah milik bersama. Jika bercerai, maka jadi gono-gini. Jika salah satu pailit, maka harta keduanya pun ikut disita pula.

Banyak yang ternyata belum tahu hal ini..

Makanya ada yang ingin sertipikatnya atas nama istri (sebagai bukti cinta) atau atas nama suami (untuk menunjukan kepemilikan) atau bahkan ada yang ingin dua nama sekaligus  (sebagai lambang kesetiaan).. :D

Padahal  sertipikat (tanah) mau atas nama istri atau suami itu tidak penting. Kalau menjual ya harus sepersetujuan istri atau suami. Kalau salah satu pailit ya semua hartanya disita. Kecuali harta yang jelas dari hadiah atau warisan.

Sebetulnya itu (perjanjian pemisahan harta) sudah populer dan lazim bagi para pengusaha. Untuk antisipasi risiko. Tapi yg melakukan masih kebanyakan keturunan Tionghoa.

Masih ada persepsi negatif bagi orang pribumi yang berjanji sehidup semati dan siap hidup di bawah kolong jembatan kalau mengalami kerugian.

Nah, perjanjian pemisahan harta itu disebut juga perjanjian pra-nikah (prenuptial agreement), sehingga mestinya dilakukan sebelum menikah. Namun ternyata sudah ada pembaharuan aturan berdasar putusan MK tahun 2015; bahwa perjanjian itu bisa dilakukan sebelum atau sesudah pernikahan.

Aturan yang bisa dirujuk:
* Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974
* Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 Tahun 2015

Diskusi di wall *Taufiq Dwi Tresnanto* yang dipindahkan ke sini. Semoga bermanfaat..

Ohya, perjanjian itu dibuat notaris ya.. Bukan di hadapan mertua.. :D

Tuesday, May 30, 2017

Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Lc, MA; Beliau nyampein tadabbur QS Al Anfal ayat 60

_Bismillah..._
Notulis : jerry www.sekolahumroh.com

Mau sedikit sharing isi kajian bada isya/ sebelum tarawih di Maskam UGM tadi. Yg menu buka nya sate, ehh,  yg pembicaranya Bpk Prof.  Dr. Yunahar Ilyas,  Lc,  MA *monggo dikoreksi jika ada yg keliru...

Beliau nyampein tadabbur QS Al Anfal ayat 60. Insyaa Allah sdh familiar nggih dg bunyi ayatnya...

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم
بِسْمِ اللّهِ الرَّالرَّحْمنِ الرَّحِيْم

وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ

_"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)."_

QS Al Anfal ini banyak bercerita ttg Perang Badar,  dimana saat itu kaum muslimin adl kaum minoritas dan kafirin musyrikin mayoritas. Pasukan kaum muslimin yg jmlhnya cuma 307 atau 309 melawan 1000 pasukan musuh yg lengkap persenjataannya. Tp Allah menangkan mrka.  Sgt jarang sekali trjdi kemenangan kaum minoritas sprti ini atas izin Allah.

Kita (umat islam) saat ini sdh mayoritas.  Dan ini adl kekuatan jika kita mau *"bersatu".*

Prof Yunahar td menyoroti kata _mastatho'tum minquwwati..._ Mempersiapkan kekuatan (dr apa saja yg km sanggupi). Dg sebaik2nya smpai batas kesanggupan.  Artinya sampai kemampuan maksimal (bkn batas minimal kyk kita2 kita?  Sy aja kali, hehe..) Misalnya infaq acara kajian semampunya dianggap seadanya atau lebih sdkit lagi 'seikhlasnya'. Begitulah fenomenanya...

*Kekuatan yg mesti kita miliki kata Prof Yun tadi ada 7:*

*1.) Quwwatul Aqidah:* kemenangan di masa Rasulullah dan sahabat dulu trjdi krn aqidah mrka kuat. Krn mrka tinggalkan itu yg namanya takhayul khurafat dan sejenisnya.

*2.) Quwwatul Ibadah:* pak JK prnah blg,  dari dftar 100 org miskin,  mesti 90 nya org Islam.  Tp dr dftar 100 org kaya,  90 nya non muslim. Para cendekiawan muslim melakukan penelitian knp mayoritas umat Islam miskin.  Hasilnya? Jreng jreng....  Kurang ibadah!  Liat aja masjid2 pd sepi,  kecuali pas ramadhan gini, banyak mahasiswa, hehe.. Bpk2 ada aja alasan ga sholat ke masjid. Apa hubungannya?  Ada... Jika ibadahnya kuat, insyaa Allah rezekinya jg kenceng, sekalian silaturrahmi dan banyak jaringan.

*3.) Quwwatul Akhlak:* degradasi moral dimana2.  Pergaulan bebas merajalela,  liat aja hasil survey dr pelajar SMP sampe yg kuliahan,  wanita karir dsb. Yg relatif aman dr pemerkosaan cuma nenek2 *maaf ya nek Kalo kuat aqidah dan ibadah,  insyaa Allah akhlaknya jg baik dan kita hidup lebih maju...

*4.) Quwwatul 'Ilmi:* perkuat ilmu. Dulu kmpulan ilmu2 (perpustakaan) dr para sahabat dan ulama terdahulu pernah terkubur di Alexandria (masa kejayaan Yunani),  kemudian digali dan dibawa kembali ke timur dan dipelajari lg, lalu dibawa pergi lg ke Andalusia (Spanyol) maka mulai dr situlah org barat mempelajari ilmu2 tsb dan yg mgkn smpe ke kita skrg.  Smga bisa kembali ke timur, aamiin. Pokoknya kuatin ilmu kita...

*5.) Quwwatul Maal:* harta tentunya menunjang kebutuhan ibadah kita.  Misal biar bisa brgkt haji atau umroh kan butuh harta.  Zakat infaq sodaqoh dst.  Maka bercita2lah jd muzakki.  Boleh jd pegawai tp kalo bisa banyakin saudagarnya.  Muhammadiyah mencanangkan program 1000 saudagar. Masyaa Allah...  Saudagar beneran loh

*6.) Quwwatul Jama'ah:* ukhuwah atau kebersamaan.  Ini jg modal besar bagi kita utk bangkit.  Ada cerita dua org yg ketemu dan berkenalan di masjidil haram pas umroh.  Stlh ngobrol2..  Ehh ternyata mereka sekampung dan rumahnya sebelahan.  Sekampung tp tetanggaannya di masjidil haram kan lucu... Setidaknya dg shalat berjamaah di masjid sehari2 mbuat kita saling mengenal,  ga hapal nama tp stdknya hapal wajah.  Makanya Rasulullah SAW ajarkan tiap abis ngimam sholat duduknya menghadap jamaah atau seenggaknya miring keliatan pipi kanannya.  Beliau jd hapal jamaahnya dan akan menanyakan jika tdk hadir sekali dua kali...

*7.) Quwwatul Persenjataan* (bahasa arabnya apa ya tadi ): dsni mksdnya bkn 'teroris' loh ya,  tp menyiapkan perlengkapan perang dlm rangka menggetarkan musuh2 Allah.  Prnh di suatu konferensi internasional,  istilah persenjataan dlm bhs arab td diartikan sbg teroris, lalu Prof Yun mengcounter,  itu istilah dr ayat suci Al Qur'an lho... Apakah ada yg namanya teroris syar'i?  Semua jawab ga ada! Nah itu dia..  Jgn samakan...

Demikian begitu saja yg bs sy sampaikan. Mohon maaf jika ada redaksi yg kurang tepat,  krn td ga nyatat seingatnya aja... Monggo jika ustadz/ah di sini ingin mengoreksi atau menambahkan...

Kesimpulannya mari penuhi kekuatan2 tadi agar umat Islam semakin bersatu dan bangkit menuju kejayaan dalam keridhoan Allah SWT... Allahuakbar☝

_Wallahu'alam bisshowab..._

Friday, May 19, 2017

Perampok berteriak kepada semua orang di bank

PERAMPOK CERDAS

Perampok berteriak kepada semua orang di bank :

” Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..”

Semua orang di bank kemudian tiarap.

Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“.

Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang bisa menjadi cara yang kreatif.

Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”

Hal ini disebut ” Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.

Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.

Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”

Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.

Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”

Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.

Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”

Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.

Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”

Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.

Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.

Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“.

Selamat mencermati kisah diatas. Meski  mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas...

Apakah anda bisa melihat, mengapa bangsa ini selalu ada keributan ?

Kisah Perampokan diatas, adalah representing segala sesuatu yg terjadi di Negara ini.

Saturday, May 13, 2017

KETIKA SI MISKIN MEMBIAYAI ORANG KAYA

*KETIKA SI MISKIN MEMBIAYAI ORANG KAYA*

Hakikat perniagaan di negeri ini sering saya gambarkan dalam cerita tentang seorang pengusaha kecil yang memiliki produk, katakanlah keripik ubi. Untuk dapat masuk ke sebuah supermarket besar, produk ini harus melewati sekian uji-saring ketat, dari kualitas hingga kemasan. Dan akhirnya iapun diterima, terpampang agak tersembunyi di salah satu sudut raknya.

Tapi sistem pembayaran keripik ubi itu adalah *konsinyasi*; tiga bulan dipajang baru dihitung berapa yang laku. Laporan bisa diambil sekaligus sisa barang. Lalu pembayaran tunai baru akan diterima secepat-cepatnya sebulan kemudian.

*Total empat bulan.*

Tapi kalau si pemilik usaha amat kecil ubi ini pada saat menyetorkan dagangannya hendak beli beras atau gula di supermarket itu, bisakah ia minta dihitung nanti dari hasil dagangannya? *Tidak*!. Dia harus membayar tunai. Saat itu juga.

*Inilah tata ekonomi, di mana orang miskin membiayai orang kaya*.
_*Pemilik usaha kecil itulah yang menopang bisnis para pemodal besar supermarket.*_

*Maka kita selalu bahagia pergi ke pasar tradisional, karena kita akan menemukan nilai-nilai yang amat mahal*.
Saking mahalnya, 500 orang terkaya di dunia versi Forbes bersekutupun takkan sanggup membelinya.

Tempo hari, terlihat di Pasar Prawirotaman Yogyakarta, seorang ibu penjual bawang merah dan putih yang asyik mengupasi sebagian dagangan yang sudah keriput kulitnya. Tak banyak yang disandingnya, hanya setampah kecil sahaja.

Lalu seorang lelaki yang lebih muda, sambil tersenyum ke sana kemari menjajakan pisang satu lirang saja, yang dilihat keadaannya memang hanya akan bagus kalau dimakan hari ini segera. Besok tidak.

Dan tetap asyik dengan pisaunya, sang ibu mendongak, lalu berkata dengan tawa ringan yang memamerkan giginya, "Tolong pisangnya gantungkan di cantelan motorku itu ya Dik, ini uangnya ambil ke sini."

"Ya Mbak, lima ribu saja buat Njenengan."

Maka ketika si Mas usai menaruh pisang itu, sang ibu menyumpalkan tiga uang lima ribuan ke tas plastik si Mas yang berisi jajanan ketika dia mendekat.

Semula lelaki itu tak menyadarinya, tapi setelah berjalan beberapa langkah dia kembali. "Weh, kebanyakan Mbak", katanya.

"Tidak apa-apa, buat jajan anakmu lho Dik. Lagipula pisang segini banyak ya ndak mungkin 5000 to."

"Ndak. Memang segitu harganya Mbak. Jajannya juga sudah ada kok ini." Lalu uang itu dikembalikannya. Tak mau kalah, Si Ibu segera menyusul Si Mas yang berlari. Memasukkan lagi uang lebihan 10.000 itu ke tas plastiknya. Si Mas tersenyum geleng-geleng kepala. Lalu dengan penuh kesopanan, dia pamit pergi.

Siang hari ketika si Ibu hendak pulang, seorang pedagang bakso menghampirinya. "Ini mbak, baksonya."

"Lho saya tidak pesan itu?"

"Lha tadi Mase penjual pisang yang memesankan itu. Terus dia bilang diracik sama ngasihkannya nanti saja kalau Njenengan mau pulang."

"O Allah... Rejeki. Sembah nuwun Gustiiii..."

*Adakah engkau temukan di tempat belanjamu orang saling berebut untuk membahagiakan sesamanya seperti ini?*
Ah, mungkin sesekali kau perlu pergi ke pasar yang kaulihat becek dan sumpek itu. *Sebab di sana ada yang tak dapat kaubeli dengan harta, tapi dapat kaurasakan mengaliri hatimu dengan sejuta haru dan makna.*

*Mari beralih ke pasar tradisional, dan menjadi kaya bersama-sama, bukan memperkaya yang sudah super kaya.

Sumber: Salim A. Fillah SELAMAT BERAKTIFITAS

Thursday, May 4, 2017

*Inilah Prioritas Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat 2017*

*Inilah Prioritas Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat 2017*

Prioritas penggunaan dana desa 2017 selain digunakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Desa. Dana Desa juga digunakan untuk membiayai program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa.
Inilah Prioritas Dana Desa untuk Kegiatan Pemberdayaan

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa, PDTT) telah menerbitkan Permendes Nomor 22 Tahun 2016 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2017.

Permendes ini sebagai pedoman umum tentang arah kebijakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa yang dibiayai dengan Dana Desa, dan juga sebagai pedoman bagi Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dan Desa untuk penetapan prioritas penggunaan Dana Desa pada tahun 2017.

*Prioritas Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat*

Dalam Pasal 7 Permendes No 22 tahun 2016 disebutkan, Dana Desa digunakan untuk membiayai program dan kegiatan bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas masyarakat Desa dengan mendayagunakan potensi dan sumberdayanya sendiri sehingga Desa dapat menghidupi dirinya secara mandiri.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa yang diprioritaskan meliputi antara lain:

1. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan Desa;

2. Pengembangan kapasitas masyarakat Desa;

3. Pengembangan ketahanan masyarakat Desa;

4. Pengembangan sistem informasi Desa;

5. Dukungan pengelolaan kegiatan pelayanan sosial dasar di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan anak, serta pemberdayaan masyarakat marginal dan anggota masyarakat Desa penyandang disabilitas;

6. Dukungan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, penanganan bencana alam serta penanganan kejadian luar biasa lainnya;

7. Dukungan permodalan dan pengelolaan usaha ekonomi produktif yang dikelola oleh BUMDesa dan/atau BUMDesa Bersama;

8. Dukungan pengelolaan usaha ekonomi oleh kelompok masyarakat, koperasi dan/atau lembaga ekonomi masyarakat Desa lainnya;

9. Pengembangan kerjasama antar Desa dan kerjasama Desa dengan pihak ketiga; dan

10. Bidang kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa lainnya yang sesuai dengan analisa kebutuhan Desa dan ditetapkan dalam Musyawarah Desa.

UU Desa juga memandatkan bahwa terkait hal-hal strategis di Desa harus dibahas dan disepakati dalam musyawarah Desa yang diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kemudian, hasil musyawarah Desa wajib dipedomani oleh Kepala Desa untuk merumuskan kebijakan Pemerintah Desa.[]

Thursday, April 27, 2017

Anjuran Memperbanyak Puasa di Bulan Sya’ban

# Anjuran Memperbanyak Puasa di Bulan Sya’ban

Sya’ban adalah satu bulan sebelum Ramadhan. Terdapat hadits bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, bahkan termasuk puasa sunnah terbanyak yang beliau lakukan dibandingkan bulan-bulan lainnya. Adalah sunnah memperbanyak puasa di bulan sya’ban berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau berkata,

يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يُفْطِرُ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يَصُومُ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

“Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam puasa beberapa hari sampai kami katakan, ‘Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Sya’ban” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Aisyah juga berkata,

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

“Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Sya’ban. Terkadang hampir beliau berpuasa Sya’ban sebulan penuh” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Keutamaan Memperbanyak Puasa di Bulan Sya’ban

Hikmah memperbanyak puasa di bulan Sya’ban adalah karena pada bulan itu amal terangkat dan lebih baik jika amal tersebut terangkat dan kita dalam keadaan berpuasa. Sebagaimana penjelasan dari Al-Hafidz Ibnu Hajar beliau berkata,

وَالْأَوْلَى فِي ذَلِكَ مَا جَاءَ فِي حَدِيثٍ أَصَحَّ مِمَّا مضى أخرجه النسائي وأبو داود وصححه بن خُزَيْمَةَ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ مِنْ شَهْرٍ مِنَ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إلى رب العالمين فأحب أن يرفع عملي وَأَنَا صَائِمٌ .

“Pendapat yang benar di dalam hal ini adalah apa yang disebutkan di dalam sebuah hadits yang lebih shahih dibandingkan sebelumnya, diriwayatkan oleh An-Nasai dan Abu Daud dan dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dari Usamah bin Zaid, beliau berkata: “Engkau pernah berkata: “Wahai Rasulullah, aku belum pernah melihatmu berpuasa (lebih banyak) dalam satu bulan dari bulan-bulan yang ada sebagaimana engkau berpuasa di bulan Sya’ban, kemudian beliau menjawab: “Bulan itu adalah bulan yang dilalaikan manusia yaitu bulan antara Rajab dan Ramadhan, dan ia adalah bulan yang diangkat di dalamnya seluruh amalan kepada Rabb semesta alam, maka aku menginginkan amalanku diangkat dalam keadaan aku berpuasa” (Lihat penjelasan kitab Fathul Al Bari).

Demikian juga penjelasan dari Ibnul Qayyim, beliau berkata,

فإن عمل العام يرفع في شعبان كما أخبر به الصادق المصدوق أنه شهر ترفع فيه الأعمال فأحب أن يرفع عملي وأنا صائم

“Sesungguhnya amalan dalam setahun akan diangkat pada bulan Sya’ban sebagaimana yang diberitahulkan oleh Ash-Shadiq Al-Mashduq (Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), dan ia adalah bulan diangkatnya amalan-amalan di dalamnya dan aku suka diangkat amalanku dalam keadaan aku berpuasa” (Hasyiah Ibnul Qayyim, 12/313).

Sebagai Persiapan Sebelum Puasa Ramadhan

Hikmahnya juga adalah dalam rangka persiapan puasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan, yaitu bulan setelah Sya’ban. Mempersiapkan diri sudah terbiasa puasa sebulan sebelumnya. Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid berkata,

الصيام من شهر شعبان استعداداً لصوم شهر رمضان

“Puasa bulan Sya’ban dalam rangka persiapan puasa bulan Ramadhan” (Fatawa Jawab wa Sual no. 92748)

Beberapa Puasa yang Bisa Dilakukan di Bulan Sya’ban

1. Puasa Daud yaitu sehari puasa dan sehari tidak berpuasa

2. Puasa Senin dan kamis

3.Puasa sebanyak tiga hari di setiap bulan Hijriyah
Bisa dilakukan di awal bulan, di tengah bulan dan di akhir bulan. Jika dilakukan tiga hari pada tanggal 13, 14 dan 15, maka inilah yang disebut dengan puasa Ayyamul Bidh

Kombinasi Amalan Puasa di Bulan Sya’ban

Timbul pertanyaan, apakah puasa Daud bisa dikombinaasikan dengan puasa lainnya seperti puasa  senin-kamis. Ini ada dua pendapat:

1. Tidak boleh dikombinasikan

Berdasarkan hadits mengenai Abdullah bin ‘Amr yang dinasehati oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk berpuasa Daud, lalu beliau menegaskan mampu melakukan lebih dari puasa Daud. Akan tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangnya, beliau lalu bersabda,

لَا أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ

“Tidak ada yang lebih utama dari pada puasa Daud” (HR. Bukhari 3418, Muslim 1159).

2. Boleh dikombinasikan

Dalam Fatawa Syabakiyah AL-Islamiyah dijelaskan,

ولكن من أحب أن يجمع بين الفضيلتين، وهو صيام يوم، وإفطار يوم، وصيام الاثنين والخميس، فقد حصَّل خيراً كثيراً…  وعليه فلا حرج في ذلك، بل هو من المسارعة في الخيرات

“Mereka yang suka menggabungkan dua puasa yang punya keutamaan yaitu puasa Daud dan Puasa Senin-Kamis, maka telah mendapatkan kebaikan yang banyak, bahkan termasuk dalam bersegera daam kebaikan” (Fatawa no. 6488)

Demikian semoga bermanfaat

@Gemawang, Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel Muslim.or.id

https://muslim.or.id/29840-anjuran-memperbanyak-puasa-di-bulan-syaban.html

Saturday, April 22, 2017

Woooow keren, HIDUP TAK PERLU PENSIUN

*"HIDUP TAK PERLU PENSIUN"*

_oleh : Prof. Dr. Shigeaki Hinohara_
(Selalu positif thingking utk BAHAGIA)

Dokter HINOHARA, adalah Professor medicine, pendiri paliatif pertama di Asia
Dr. Shigeaki Hinohara bukan dokter biasa. Beliau adalah aset nasional Jepang! Lahir thn 1911, ia berusia 106 thn, pd thn ini, 2017. Beliau mungkin mrpk dokter dan pendidik tertua & terlama di dunia.

Dr. Hinohara telah menerbitkan lbh dr 150 buku, salah satunya adalah best seller _"Living Long, Living Good"_ yg terjual lbh dr 1,2 juta copy.

Ini adalah protokol menyegarkan dr Dr. Hinohara mengenai hidup dgn umur panjang dan bahagia, yg berbeda dr panduan gaya hidup sehat pd umumnya.

*1. “Energi Berasal Terutama dr Perasaan yg Baik"*
_Anak2 sering ber-senang2 sampai lupa makan atau tidur. *Kita harus meniru anak2,* mengurangi aturan spt wkt makan dan wkt tidur. Have more fun!_

*2. “Jangan Kelebihan Berat Badan”*
_Orang2 yg berumur panjang tdk overweight. Dr. Hinohara ber-hati2 dgn makanannya. Untuk sarapan, dia minum kopi & susu, jus jeruk + 1 sendok makan minyak zaitun. Ia percaya zaitun sangat bagus utk arteri & kesehatan kulit. Untuk makan siang ia minum susu dgn bbrp kue atau tidak sama sekali kalau sangat sibuk. Untuk makan malam, ia memilih sayuran, ikan & nasi. Dan 2x seminggu, dia ‘menghadiahkan’ dirinya dengan 100g daging._

*3. “Selalu Membuat Rencana Kedepan”*(apa sj yg baik termasuk tujuan nya termasuk touring bagi2 ilmu yg bermanfaat...������������)
_Dr. Hinohara selalu membuat jadwal setahun, dgn ceramah, kerja di RS dan pertemuan2. Ia suka menghibur dirinya dan merencanakan menghadiri Olimpiade Tokyo thn 2020!_

*4. “Anda Tidak Harus Pensiun”*
_Jika anda ingin pensiun, lakukanlah pd usia yg lbh tua, bkn di umur 65._(saya setuju banget)

*5. “Berbagilah Apa yg Anda Ketahui”*(termasuk hari ini bagi pd teman2 Alpajuli)
_Dr. Hinohara memberikan 150 kuliah setahun, bbrp bahkan utk anak2 SD dan komunitas bisnis. Ia memberikan kuliah sambil berdiri sampai 90 menit. Dia percaya berdiri membuatnya kuat._*(saya suka berdiri berlama2 Bahkan dng satu kaki..ini sangat bermanfaat unt menjaga  kesehatan keseimbangan tubuh kita)*

*6. “Jangan Percaya Semua yg Dikatakan/Dianjurkan Dokter Anda”*������*kadang2 dokter juga tdk memperhatikan kesehatan...maaf pak dokter������*
_Dokter tdk dpt menyembuhkan semua org. Coba tanyakan apakah dokter anda akan menyarankan org yg dicintainya melalui prosedur yg disarankannya kpd anda. Mengapa hrs menyebabkan rasa sakit dan penderitaan yg tdk perlu bagi pasien?_

*7. “Agar Tetap Sehat, Pilihlah Tangga drpd Lift dan Bawa Sendiri Barang2 Anda”*
_Ini adlh bentuk latihan kaki dan otot2 paha._

*8. “Carilah Inspirasi”*
_Dr. Hinohara terinspirasi oleh puisi Robert Browning "Abt Vogler" yg menyarankan utk merencanakan sesuatu yg besar bahkan yg anda tdk bisa menyelesaikannya saat msh hidup._

*9. “Rasa Sakit itu Misterius”*
_Cobalah mengatasi rasa sakit dgn melupakannya. Jika seorg anak kecil sakit gigi, dan anda mengajak dia bermain, ia akan segera melupakan sakitnya. Di rumah sakit Dr. Hinohara, ada terapi musik dan kelas seni._

*10. “Jangan Mabuk dengan Materi”*( kita semua Disindir neh...klo punya koleksi jgn cuma dipandang2...dinikmati boss������)
_Tidak ada yg tahu sampai kapan anda hidup, dan anda tdk dpt membawa apa2 ketika meninggal._

*11. “Ilmu Saja Tidak Dapat Menyembuhkan Orang”*
_Ilmu memperlakukan sama semua org, padahal penyakit bersifat individual. Untuk dpt menyembuhkan seseorg, dokter perlu lebih liberal dan visual._

*12. “Hidup Sukar Diduga dan Penuh dgn Insiden”*
_Ketika berusia 59 thn, Dr. Hinohara berada di pesawat yg dibajak. Ia diborgol 4 hari di tempat duduknya di bawah panas 40 derajat. Ia menganggap itu sbg eksperimen dan kagum bgm tubuhnya beradaptasi dgn situasi krisis._

*13. “Carilah Model Peran”*
_Salah satu model peran Dr. Hinohara adlh ayahnya yg pergi ke Amerika thn 1900 utk belajar di Duke University. Kita hrs punya tujuan utk mencapai lbh dr yg ‘bisa’ dicapai._

*14. “Hidup Lama Itu Sangat Menyenangkan”*
_Dalam usia lanjut, kita hrs berusaha melayani masyarakat. Sejak usia 65 thn, Dr. Hinohara telah bekerja sbg sukarelawan. Dia msh aktif 18 jam sehari, 7 hari seminggu, dan ia menikmati setiap menit dr hidupnya._

_*"Hidup adalah Anugerah. Mari jalani dgn Niat Baik dan Semangat Berkarya"*_

*Selamat pagi semoga terinspirasi untuk tetap bersemangat n bergairah selalu..pastikan kita bisa!!!...jgn pernah mikir susah...klo mau enak pikir yg enak2 saja...jgn lupa bersedekah...klo perlu koleksimu sedekahkan������*

Tuesday, April 18, 2017

MEWUJUDKAN AKSES PENDIDIKAN YANG MELUAS MERATA DAN BERKEADILAN


Pendidikan merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan manusia, dimana setiap manusia mempunyai hak asasi untuk memperolehnya. Hal ini dijamin oleh Undang Undang dimanapun manusia itu berada, baik berada di belahan bumi barat maupun belahan bumi timur. Hal ini mengingat pendidikan sangat penting bagi perkembangan individu itu sendiri maupun perkembangan suatu bangsa. Nelson Mandela seorang tokoh dunia pernah mengatakan bahwa, pendidikan merupakan senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Tatanan dunia yang sekarang ini merupakan dampak dari adanya pendidikan yang terus mengalami kemajuan diseluruh dunia. Dimulai dari Revolusi Industri di Inggris, sehingga merambah kepada revolusi revolusi lannya diseluruh dunia. Sehingga bagi bangsa yang tidak mengikuti dan tidak menyiapkan diri maka akan tertinggal dari bangsa lainnya. Pendidikan menjadi tolak ukur persaingan antar bangsa di seluruh dunia, karena pendidikan di suatu negera menjadi cerminan sampai dimana pengembangan sumber daya manusia di negara tersebut. Semakin maju pendidikan di suatu negara maka akan berdampak pada makin berkembangnya sumber daya manusia, sehingga negara akan mengalami dampak kemajuannya. Saat ini posisi sistem pendidikan terbaik di dunia masih di pegang oleh Firlandia, negara kecil di benua Eropa. Finlandia diakui dunia sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik nya. Sehingga Finlandia sering menjadi kiblat negara lain untuk memperbaiki pendidikan di negaranya. Lalu dimana posisi negara kita Indonesia, negara kita sejak 71 tahun merdeka ternyata masih berada di bawah Malaysia. Negara tetangga kita ini, termasuk negera berkembang yang cukup pesat berkembangan pendidikannya. Dimana tahun 1970 an banyak sekali pelajar pelajar Malaysia yang belajar di Indonesia, bahkan guru guru kita banyak yang diperbantukan untuk mengajar di Malaysia. Namun sekarang Malaysia muncul menjadi negara dengan sistem pendidikan yang baik di Asia. Ibarat murid yang meninggalkan gurunya, maka Malaysia telah jauh melampaui Indonesia dalam sistem pendidikannya. Indonesia merupakan negara berkembang yang besar, dengan potensi melimpah, kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Indonesia juga menjadi negara dengan posisi strategis di kawasan Asia, karena di lalui dua samudra Hindia dan samudra Pasisfik, yang merupakan jalur perdagangan antar negara. Hal ini yang membuat negara lain ingin menguasai Indonesia, dari Belanda, Inggris, Spanyol bahkan Jepang ingin menjajah Indonesia kala itu. Hal ini mendorong para founding father kita mencetuskan visi mulia berdirinya negara Indonesia, yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Pembukaan UUD 1945 menyebutkan 4 visi mulia negara ini, diantaranya melindungi segenap bangsa indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan adanya visi itu bisa menjadi acuan kemana bangsa ini akan dibawa, yang salah satunya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini di dorong karena pendidikan merupakan modal yang besar untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depannya. Negara ini menganut asas demokrasi Pancasila, demokrasi yang didasari oleh semangat ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah mufakat dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga Pemerintah harus berganti untuk setiap 5 tahun sekali, sebagai bentuk pelaksanaan demokrasi. Setiap Pemerintah yang baru akan menjadikan 4 visi dalam Pembukaan UUD 1945 itu sebagai acuan pelaksana program pemerintahannya. Saat ini nahkoda negara kita yakni Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mempunyai program unggulan yakni Nawacita. Nawacita atau sembilan program prioritas Kabinet Kerja Presiden Jokowi JK diantaranya prioritas program pendidikan dan kebudayaan. Untuk program pendidikan dan kebudayaan ini meliputi enam program prioritas yakni penguatan pelaku pendidikan dan kebudayaan, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, peningkatan akses dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan, penguatan dan peningkatan pelestarian dan diplomasi budaya, peningkatan dan penguatan pengembangan pembinaan dan perlindungan bahasa melalui kosakata, penyebarluasan Bahasa Indonesia di luar negeri. Prioritas terakhir adalah penguatan tata kelola dan pelibatan publik. Sehingga untuk mewujudkan Nawacita program pendidikan dan kebudayaan ini, maka Pemerintah mempunyai kepanjangan tangan untuk mewujudkan lewat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Kemendikbud mempunyai tanggungjawab besar untuk mewujudkan tujuan dan program kerja pemerintah saat ini. Untuk mencapai tujuan tersebut maka Kemendikbud mempunyai visi dan misi. Visi Kemendikbud adalah terbentuknya insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter dengan berlandaskan gotong royong. Sedangkan misinya adalah mewujudkan pelaku pendidikan dan kebudayaan yang kuat, mewujudkan akses pendidikan yang meluas, merata dan berkeadilan, mewujudkan pendidikan yang bermutu, mewujudkan pelestarian kebudayaan dan pengembangan bahasa dan mewujudkan penguatan tata kelola serta peningkatan efektivitas birokrasi dan pelibatan publik. Kelima misi tersebut merupakan langkah langkah untuk mewujudkan visi Kemdikbud serta melaksanakan program Nawacita. Misi kedua yakni mewujudkan akses pendididkan yang meluas, merata dan berkeadilan, menjadi tantangan berat ditengah berbagai macam persoalan yang menghadang bangsa ini. Pendidikan yang meluas bisa diartikan sebagai terjangkau untuk semua lapisan masyarakat, baik dari berbagai golongan, ras, suku, agama, pekerjaan dan lain sebagainya. Sehingga tidak ada lagi batasan batasan bagi seseorang untuk memperoleh pendidikan yang layak. Meluas bisa juga diartikan sebagai mudahnya akses pendidikan, dimana bisa menjangkau dari ujung Sabang sampai Merauke, dari pedalaman hutan Kalimantan sampai padang safana di Lombok. Semua lapisan penduduk dan semua wilayah di seluruh Indonesia bisa memperoleh akses pendidikan dengan mudah. Pendidikan yang merata bisa diartikan semua anak negeri ini memperoleh akses pendidikan yang sama. Tidak ada diskriminasi antara sekolah satu dengan yang lainnya, baik dari segi pendidik, sarana prasarana dan lain sebagainya. Termasuk anak anak yang berkebutuhan khusus harus juga mendapat pendidikan yang sesuai. Jangan sampai anak anak berkebutuhan khusus tersebut mengalami diskriminasi di negerinya sendiri. Tidak boleh ada sekolah yang hanya bisa diakses oleh segolongan orang saja. Maka harusnya tidak ada sekolah standar internasional dan sekolah berstandar nasional, dimana hal ini justru akan membuat kesan tidak adilnya pendidikan. Kesempatan untuk memperoleh pendidikan tidak boleh dibatasi oleh adanya perbedaan jenis kelamin, suku, agama, ras, golongan, status sosial. Letak geografis bukan lagi menjadi kendala untuk tidak menyediakan akses pendidikan. Pendidikan yang berkeadilan merupakan hal terakhir sebagai benteng untuk menutup semua celah kemungkinan kesalahan pengelolaan pendidikan. Adil memang tidak harus sama, tetapi sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Berkeadilan menjadi asas pendidikan yang menjadikan pendidikan itu tidak menumpak pada satu wilayah saja, tetapi menyebar ke seluruh wilayah. Dalam artian tidak hanya satu wilayah saja yang menjadi sentralistik pendidikan, tetapi meyeluruh seluruh wilayah di Indonesia menjadi prioritas pendidikan. Semua program, kebijakan dan lainnya tidak boleh mempunyai sifat sentralistik, karena hanya akan menumbuhkan kesenjangan kesenjangan baru di negeri ini. Untuk mewujudkan misi mewujudkan pendidikan yang meluas, merata dan berkeadilan merupakan tantangan tersendiri. Perlu diketahui berbagai macam kekuatan, peluang dan juga yang tidak kalah penting tantangan dan ancaman baik dari dalam maupun luar negeri. Kekuatan Indonesia bisa berasal dari jumlah penduduk yang besar, dimana saat ini menempati urutan ke 4 dunia dalam jumlah penduduknya. Jumlah penduduk yang banyak merupakan sumber daya yang melimpah dan tak terbatas. Dan pada tahun 2020 nanti Indonesia akan berada dalam masa generasi emas, dimana akan muncul pemuda pemudi yang dalam masa produktif. Pemuda pemuda yang kreatif dan peduli akan pendidikan, menjadi salah satu upaya untuk mendukung pemerataan pendidikan. Kekuatan kedua berasal dari dasar negara kita yakni Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Dengan adanya Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika maka jumlah penduduk yang banyak dan beraneka ragam suku, agama, ras dan golongan akan dapat bersinergi menjadi kekuatan yang luar biasa. Indonesia perlu pemersatu bangsa, agar bisa mempersatukan berbagai macam perbedaan tersebut. Pemersatu itu ada dalam Pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda beda tetap satu juga. Kekuatan ketiga berasal dari melimpahnya kekayaan alam indonesia seperti batubara, minyak bumi, gas alam dan lain lainnya. Yang akan memberikan tambahan pemasukan negara sehingga bisa menjamin pelaksanaan pendidikan dengan jaminan pembiayaannya. Sementara itu dari segi kelemahan pendidikan Indonesia diantaranya belum meratanya akses pendidikan. Hingga saat ini masih kita jumpai beberapa wilayah di Indonesia dengan jumlah angka putus sekolah yang sangat tinggi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016 terdapat 73% kasus anak putus sekolah. Dari 73% tersebut ternyata sebagian besar karena faktor ekonomi. Sehingga untuk memperoleh pendidikan yang layak maka masyarakat harus mengeluarkan banyak biaya. Yang kedua masalah jumlah dan kualitas guru, dimana guru merupakan ujung tombak dari pendidikan di negeri ini. Namun guru menjadi masalah tersendiri yang harus diselesaikan. Saat ini masih banyak jumlah guru yang dibutuhkan untuk bisa membuat pendidikan terakses hingga ujung negeri. Dari segi kualitas guru, masih banyak guru yang belum menyelesaikan Sarjana, yang merupakan syarat minimal mengajar. Hal yang masih berkaitan dengan guru saat ini adalah perlindungan guru. Saat ini banyak sekali ancaman dan hambatan yang menyerang kepada guru, baik dari pihak sekolah maupun pihak orang tua siswa. Dimana guru seolah olah menjadi pihak yang bersalah bila banyak siswa yang tidak lulus sekolah, siswa yang bermasalah, siswa tawuran dan lain sebagainya. Belum lagi banyak kasus pemukulan terhadap guru, baik oleh siswa maupun orang tua siswa. Hingga saat ini belum ada peraturan terkait dengan perlindungan guru di Indonesia. Itulah beberapa gambaran dilapangan pelaksanaan pendidikan di Indonesia, sehingga untuk mengatasi berbagai persoalan pendidikan tersebut maka Pemerintah melalui Kemendikbud mengambil berbagai kebijakan. Program program Pemerintah bisa dilihat dengan adanya Kartu Indonesia Pintar, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Kelurga Harapan, berbagai macam beasiswa diantaranya Bantuan Biaya Mahasiswa (BBM), Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), Bidik Misi. Sehingga diharapkan semua generasi bangsa bisa melanjutkan pendidikan setinggi tingginya tanpa kendala biaya lagi. Selain itu ada lagi sekolah tanpa pungutan biaya atau gratis dari jenjang SD sampai SMA/SMK. Dalam anggaran pendidikan pun bertambah dari tahun ke tahun, hal ini untuk melaksanakan amanat UUD 1945 Pasal 31 bahwa pemerintah harus menganggarkan 20% untuk pendidikan. Tahun 2016 saja anggaran pendidikan sebesar Rp 49,2 triliun yang merupakan anggaran keenam terbanyak diantara lainnya. Dan untuk penggunaan anggaran tersebut terfokus dalam empat hal yakni rehab sekolah dan runag kelas, pemberian tungjangan guru non PNS, pembangunan laboratorium sekolah dan pendampingan guru dalam pelaksanaan kurikulum nasional. Memberikan bantuan bagi kelangsungan pendidikan generasi bangsa yang mempunyai semangat belajar tinggi sedangkan tidak ada biaya untuk semua itu. Penempatan Guru Garis Depan untuk mengatasi kekurangan guru didaerah daerah 3 T (Terluar, Terpencil, Tertinggal) yang baru beberapa tahun berjalan sedikit memberikan angin segar. Namun mengajar di daerah terpencil bukan hal yang mudah dilaksanakan. Bekerja didaerah yang jauh dari perkotaan, jauh dari hiburan, sinyal komunikasi, bahkan untuk kebutuhan hidup sehari hari harus berjuang untuk mendapatkannya. Tentunya dengan sederet persoalan pendidikan di daerah terpencil membutuhkan perhatian dari pemerintah baik Pusat maupun Daerah, sehingga dengan adanya perhatian tersebut maka akan ada sinkronisasi mengatasi persoalan tersebut. Begitu juga peran serta pihak swasta dan masyarakat setempat sangat dibutuhkan untuk menopang kebijakan kebijakan tersebut. Terakhir mengutip dari Tan Malaka bahwa tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan serta memperhalus perasaan. Maka diharapkan dengan pendidikan di Indonesia ini bisa mengangkat harkat dan martabat serta daya saing bangsa di era globalisasi ini. Selain mengolah kecerdasan, kemampuan, kemauan juga memperhalus perasaan, sehingga ilmu dan akhlak akan menjadi ujung tombak identitas generasi bangsa ini. Dengan terwujudnya akses pendidikan yang merata, meluas dan berkeadilan yang sudah diamanahkan Undang Undang bukan hanya pada spririt dan semangat tapi lebih pada kerja nyata untuk mewujudkannya. Sehingga untuk itu seluruh komponen bangsa harus menyatukan semua potensi untuk menata pendidikan lebih baik. Membenahi pendidikan saat ini untuk kejayaan masa depan. Jayalah pendidikan Indonesia. *Guru SMKN 1 Sungai Pinang, Kabupaten Banjar Anggota Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kab Banjar

Monday, April 17, 2017

Beasiwa Kedokteran UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

Mungkin ada yang membutuhkan info ini :
-----
*A. Deskripsi Beasiswa Dokter Muhammadiyah*

Beasiswa Dokter Muhammadiyah adalah suatu program bantuan biaya pendidikan yang diberikan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kepada kader-kader Muhammadiyah. Beasiswa diberikan pada mahasiswa baru yang berasal dari Panti Asuhan Muhammadiyah/Aisyiyah dan Pondok Pesantren Muhammadiyah/Aisyiyah yang mempunyai motivasi dan kemampuan akademik tinggi tetapi kurang mampu secara ekonomi. Beasiswa yang diberikan adalah biaya selama kuliah (SPP, DPP, bantuan biaya hidup, buku dan penelitian) kepada calon mahasiswa baru program studi Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

*B. Persyaratan Calon Penerima*

1. Warga Negara Indonesia
2. Lulus Sekolah Menengah Umum dari jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Tahun 2017, 2016 atau 2015.
3. Pendidikan orang tua/ wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4
4. Berpotensi akademik baik.
5. Tidak buta warna.
6. Tidak mampu secara ekonomi yang ditunjukkan oleh surat keterangan dari Kelurahan/ Desa setempat.
7. Merupakan anak asuh Panti Asuhan Muhammadiyah/Aisyiyah atau Pondok Pesantren Muhammadiyah/Aisyiyah dari keluarga kurang mampu
8. Merupakan kader Muhammadiyah

*C. Cara Mendaftar*

Cara mendaftar Beasiswa Dokter Muhammadiyah sebagai berikut :

1. Mengisi formulir pendaftaran Beasiswa Dokter Muhammadiyah yang dikeluarkan oleh Biro Penerimaan Mahasiswa Baru UMY
2. Melampirkan surat keterangan dari Panti Asuhan/Pondok Pesantren bahwa yang bersangkutan tinggal di Panti Asuhan/Pondok Pesantren minimal selama 2 tahun;
3. Melampirkan surat keterangan dari Pimpinan Cabang atau Pimpinan Daerah Muhammadiyah;
4. Melampirkan Surat Pernyataan Kesediaan mengabdi di Amal Usaha Muhammadiyah bidang Kesehatan di seluruh Wilayah Indonesia;
5. Melampirkan fotokopi ijazah SMA yang dilegalisir (Bagi yang lulus tahun 2016 dan 2015);
6. Melampirkan fotokopi raport SMA dari kelas 1 sampai dengan kelas 3 (6 semester) yang dilegalisir (Bagi yang lulus tahun 2016 dan 2015);
7. Melampirkan fotokopi raport SMA dari kelas 1 sampai dengan kelas 3 (5 semester) yang dilegalisir (Bagi yang lulus tahun 2017);
8. Melampirkan Surat keterangan tentang prestasi/ peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain (Jika ada);
Melampirkan fotokopi Kartu keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
9. Menyerahkan pasfoto hitam putih terbaru ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar (Foto sebaiknya sama dengan foto dalam ijazah);
10. Surat Keterangan tidak mampu dari Kelurahan atau Kecamatan;
11. Surat Keterangan Gaji Orang Tua dari tempat kerja orang tua atau surat keterangan penghasilan dari Kelurahan/Desa setempat;
12.Bagi pendaftar yang sudah yatim/piatu/yatim piatu, dapat melampirkan fotokopi surat/akta kematian orang tua dari Desa/ Kelurahan setempat;
13. Melampirkan Profil atau Program Pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah oleh Pimpinan Muhammadiyah setempat;
Foto rumah/tempat tinggal keluarga tampak depan, samping, dan dalam (dicetak dan ditempel di kertas).

http://www.umy.ac.id/kuliah-di-umy/beasiswa/beasiswa-dokter-muhammadiyah

Tuesday, April 11, 2017

ABI, KALAU UMMI MENINGGAL, .. APA ABI AKAN MENDOAKAN UMMI ?

ABI, KALAU UMMI MENINGGAL, .. APA ABI AKAN MENDOAKAN UMMI ?"

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .... Usia istri Yaqin masih sangat muda, sekitar 19 tahun. Sedangkan usia Yaqin waktu itu sekitar 23 tahun. Tetapi mereka sudah berkomitmen untuk menikah.

Istrinya Yaqin cantik, putih, murah senyum dan tutur katanya halus. Tetapi kecantikannya tertutup sangat rapi. Dia juga hafal Al-Qur’an di usia yang relatif sangat muda , Subhanallah …

Sejak awal menikah, ketika memasuki bulan kedelapan di usia pernikahan mereka, istrinya sering muntah-muntah dan pusing silih berganti … Awalnya mereka mengira “morning sickness” karena waktu itu istrinya hamil muda.

Akan tetapi, selama hamil bahkan setelah melahirkanpun istrinya masih sering pusing dan muntah-muntah. Ternyata itu akibat dari penyakit ginjal yang dideritanya.

Satu bulan terakhir ini, ternyata penyakit yang diderita istrinya semakin parah..

Yaqin bilang, kalau istrinya harus menjalani rawat inap akibat sakit yang dideritanya. Dia juga menyampaikan bahwa kondisi istrinya semakin kurus, bahkan berat badannya hanya 27 KG. Karena harus cuci darah setiap 2 hari sekali dengan biaya jutaan rupiah untuk sekali cuci darah.

Namun Yaqin tak peduli berapapun biayanya, yang terpenting istrinya bisa sembuh.

Pertengahan bulan Ramadhan, mereka masih di rumah sakit. Karena, selain penyakit ginjal, istrinya juga mengidap kolesterol. Setelah kolesterolnya diobati, Alhamdulillah sembuh. Namun, penyakit lain muncul yaitu jantung. Diobati lagi, sembuh… Ternyata ada masalah dengan paru-parunya. Diobati lagi, Alhamdulillah sembuh.

Suatu ketika , Istrinya sempat merasakan ada yang aneh dengan matanya. “Bi, ada apa dengan pandangan Ummi?? Ummi tidak dapat melihat dengan jelas.” Mereka memang saling memanggil dengan “Ummy” dan ” Abi” . sebagai panggilan mesra. “kenapa Mi?” Yaqin agak panik “Semua terlihat kabur.” Dalam waktu yang hampir bersamaan, darah tinggi juga menghampiri dirinya… Subhanallah, sungguh dia sangat sabar walau banyak penyakit dideritanya …

Selang beberapa hari, Alhamdulillah istri Yaqin sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

Memasuki akhir Ramadhan, tiba-tiba saja istrinya merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya, sangat sakiiit. Sampai-sampai dia tidak kuat lagi untuk melangkah dan hanya tergeletak di paving depan rumahnya.

“Bi, tolong antarkan Ummi ke rumah sakit ya ..” pintanya sambil memegang perutnya …

Yaqin mengeluh karena ada tugas kantor yang harus diserahkan esok harinya sesuai deadline. Akhirnya Yaqin mengalah. Tidak tega rasanya melihat penderitaan yang dialami istrinya selama ini.

Sampai di rumah sakit, ternyata dokter mengharuskan untuk rawat inap lagi. Tanpa pikir panjang Yaqin langsung mengiyakan permintaan dokter.

“Bi, Ummi ingin sekali baca Al-Qur’an, tapi penglihatan Ummi masih kabur. Ummi takut hafalan Ummi hilang.”

“Orang sakit itu berat penderitaannya Bi. Disamping menahan sakit, dia juga akan selalu digoda oleh syaitan. Syaitan akan berusaha sekuat tenaga agar orang yang sakit melupakan Allah. Makanya Ummi ingin sekali baca Al-Qur’an agar selalu ingat Allah.

Yaqin menginstal ayat-ayat Al-Qur’an ke dalam sebuah handphone. Dia terharu melihat istrinya senang dan bisa mengulang hafalannya lagi, bahkan sampai tertidur. Dan itu dilakukan setiap hari.

“Bi, tadi malam Ummi mimpi. Ummi duduk disebuah telaga, lalu ada yang memberi Ummi minum. Rasanya enaaak sekali, dan tak pernah Ummi rasakan minuman seenak itu. Sampai sekarangpun, nikmatnya minuman itu masih Ummi rasakan”

“Itu tandanya Ummi akan segera sembuh.” Yaqin menghibur dirinya sendiri, karena terus terang dia sangat takut kehilangan istri yang sangat dicintainya itu.

Yaqin mencoba menghibur istrinya. “Mi… Ummi mau tak belikan baju baru ya?? Mau tak belikan dua atau tiga?? Buat dipakai lebaran.”

“Nggak usah, Bi. Ummi nggak ikut lebaran kok” jawabnya singkat. Yaqin mengira istrinya marah karena sudah hampir lebaran kok baru nawarin baju sekarang.

“Mi, maaf. Bukannya Abi nggak mau belikan baju. Tapi Ummi tahu sendiri kan, dari kemarin-kemarin Abi sibuk merawat Ummi.”

“Ummi nggak marah kok, Bi. Cuma Ummi nggak ikut lebaran. Nggak apa-apa kok Bi.”

”Oh iya Mi, Abi beli obat untuk Ummi dulu ya…??” Setelah cukup lama dalam antrian yang lumayan panjang, tiba-tiba dia ingin menjenguk istrinya yang terbaring sendirian. Langsung dia menuju ruangan istrinya tanpa menghiraukan obat yang sudah dibelinya.

Tapi betapa terkejutnya dia ketika kembali . Banyak perawat dan dokter yang mengelilingi istrinya.

“Ada apa dengan istriku??.” tanyanya setengah membentak. “Ini pak, infusnya tidak bisa masuk meskipun sudah saya coba berkali-kali.” jawab perawat yang mengurusnya.

Akhirnya, tidak ada cara lain selain memasukkan infus lewat salah satu kakinya. Alat bantu pernafasanpun langsung dipasang di mulutnya.

Setelah perawat-perawat itu pergi, Yaqin melihat air mata mengalir dari mata istrinya yang terbaring lemah tak berdaya, tanpa terdengar satu patah katapun dari bibirnya.

“Bi, kalau Ummi meninggal, apa Abi akan mendoakan Ummi?” “Pasti Mi… Pasti Abi mendoakan yang terbaik untuk Ummi.” Hatinya seakan berkecamuk. “Doanya yang banyak ya Bi” “Pasti Ummi” “Jaga dan rawat anak kita dengan baik.”

Tiba-tiba tubuh istrinya mulai lemah, semakin lama semakin lemah. Yaqin membisikkan sesuatu di telinganya, membimbing istrinya menyebut nama Allah.

Lalu dia lihat kaki istrinya bergerak lemah, lalu berhenti. Lalu perut istrinya bergerak, lalu berhenti. Kemudian dadanya bergerak, lalu berhenti. Lehernya bergerak, lalu berhenti. Kemudian matanya….

Dia peluk tubuh istrinya, dia mencoba untuk tetap tegar. Tapi beberapa menit kemudian air matanya tak mampu ia bendung lagi…

Setelah itu, Yaqin langsung menyerahkan semua urusan jenazah istrinya ke perawat. Karena dia sibuk mengurus administrasi dan ambulan. Waktu itu dia hanya sendiri, kedua orang tuanya pulang karena sudah beberapa hari meninggalkan cucunya di rumah. Setelah semuanya selesai, dia kembali ke kamar menemui perawat yang mengurus jenazah istrinya.

“Pak, ini jenazah baik.” kata perawat itu. Dengan penasaran dia balik bertanya. “Dari mana ibu tahu???” “Tadi kami semua bingung siapa yang memakai minyak wangi di ruangan ini?? Setelah kami cari-cari ternyata bau wangi itu berasal dari jenazah istri bapak ini.” “Subhanallah…”

Tahukah sahabatku,… Apa yang dialami oleh istri Yaqin saat itu? Tahukah sahabatku, dengan siapa ia berhadapan? Kejadian ini mengingatkan pada suatu hadits

“Sesungguhnya bila seorang yang beriman hendak meninggal dunia dan memasuki kehidupan akhirat, ia didatangi oleh segerombol malaikat dari langit. Wajah mereka putih bercahaya bak matahari. Mereka membawa kain kafan dan wewangian dari surga. Selanjutnya mereka akan duduk sejauh mata memandang dari orang tersebut.

Pada saat itulah Malaikat Maut ‘alaihissalam menghampirinya dan duduk didekat kepalanya. Setibanya Malaikat Maut, ia segera berkata: “Wahai jiwa yang baik, bergegas keluarlah dari ragamu menuju kepada ampunan dan keridhaan Allah”.

Segera ruh orang mukmin itu keluar dengan begitu mudah dengan mengalir bagaikan air yang mengalir dari mulut guci. Begitu ruhnya telah keluar, segera Malaikat maut menyambutnya.

Dan bila ruhnya telah berada di tangan Malaikat Maut, para malaikat yang telah terlebih dahulu duduk sejauh mata memandang tidak membiarkanya sekejappun berada di tangan Malaikat Maut.

Para malaikat segera mengambil ruh orang mukmin itu dan membungkusnya dengan kain kafan dan wewangian yang telah mereka bawa dari surga.

Dari wewangian ini akan tercium semerbak bau harum, bagaikan bau minyak misik yang paling harum yang belum pernah ada di dunia. Selanjutnya para malaikat akan membawa ruhnya itu naik ke langit.

Tidaklah para malaikat itu melintasi segerombolan malaikat lainnya, melainkan mereka akan bertanya: “Ruh siapakah ini, begitu harum.” Malaikat pembawa ruh itupun menjawab: Ini adalah arwah Fulan bin Fulan (disebut dengan namanya yang terbaik yang dahulu semasa hidup di dunia ia pernah dipanggil dengannya).” (HR Imam Ahmad, dan Ibnu Majah)

“Sungguh sangat singkat kebersamaan kami di dunia ini , akan tetapi sangat banyak bekal yang dia bawa pulang. Biarlah dia bahagia di sana” Air matapun tak terasa mengalir deras dari pipi Yaqin.

Semoga Allah menjadikan akhir hidup kita husnul khatimah dan memasukkannya dalam golongan orang-orang yang mati syahid Aamiin.

Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah. Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.

Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.

Aamiin ya Rabbal 'aalamiin

Note: sumber gambar t3.gstatic.com

Monday, April 3, 2017

Ngeri, 4 perntayaan misionaris untuk mendangkalkan Aqidah Umat Islam

Dr Zakir Naik mengungkapkan bahwa jumlah misionaris saat ini mencapai satu juta orang. Di antara mereka, ada yang tugasnya berkeliling untuk mendangkalkan aqidah umat Islam.
Salah satu caranya, memulai dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini.
Pertanyaan Pertama
“Apakah dijelaskan dalam Al Quran bahwa Injil adalah firman Tuhan?”
Biasanya muslim yang ditanya demikian akan langsung menjawab, “Ya, disebutkan”
“Kalau begitu mengapa engkau tidak mengikuti Injil?”
Pertanyaan Kedua
“Berapa banyak nama Nabimu (Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam) disebutkan dalam Al Quran?”
Muslim yang tahu akan menjawab, “Lima kali. Empat kali dengan nama Muhammad dan satu kali dengan nama Ahmad”
“Berapa banyak nama Yesus Kristus (Isa ‘alaihi salam) disebutkan dalam Al Quran?”
Muslim yang tidak tahu, akan diberitahu oleh misionaris yang mempelajari Al Quran itu. Bahwa Isa disebutkan 25 kali.
“Mana yang lebih besar, Muhammad yang disebutkan lima kali atau Yesus yang disebutkan 25 kali dalam Al Quran?” demikian pertanyaan misionaris berikutnya.
Pertanyaan Ketiga
“Apakah Nabi Muhammad punya ayah dan punya ibu?”
“Ya”
“Apakah Isa (Yesus) dilahirkan dengan ibu dan ayah?”
“Isa memiliki ibu tetapi tidak memiliki ayah”
“Mana yang lebih hebat, orang yang dilahirkan dengan cara biasa dengan adanya ibu dan ayah atau yang terlahir tanpa ayah?”
Pertanyaan Keempat
“Apakah Nabi Muhammad memiliki mukjizat?”
“Ya”“Apakah Nabi Muhammad bisa menghidupkan orang mati?”
“Tidak” (Karena dalam Al Quran dan hadits tidak disebutkan mukjizat itu)
“Apakah Isa bisa menghidupkan orang mati?”
“Ya” (salah satu mukjizat Nabi Isa, dengan izin Allah, bisa menghidupkan orang mati)
“Mana yang lebih hebat, yang tidak bisa menghidupkan orang mati atau yang bisa menghidupkan orang mati?”
Pertanyaan kelima
“Apakah Nabimu Muhammad sekarang secara fisik meninggal atau hidup?”
“Meninggal”
“Apakah Yesus (Isa) sekarang meninggal atau masih hidup?”
“Masih hidup” “Mana yang lebih hebat, yang sudah meninggal atau yang masih hidup hingga sekarang?”
Pertanyaan-pertanyaan itu membuat banyak muslim yang tidak memahami Al Quran menjadi bingung. Namun, sebenarnya semuanya hanya pertanyaan licik misionaris. Jawabannya sudah ada dalam Al Quran.
Jawaban atas Pertanyaan Misionaris (1)
Di antara cara untuk mendangkalkan aqidah, bahkan sampai memurtadkan, misionaris menggunakan sejumlah pertanyaan.
Dr Zakir Naik membeberkan lima pertanyaan utama yang biasa dipakai para misionaris. Berikut ini pertanyaan tersebut dan jawabannya:
Pertanyaan Pertama
“Apakah dijelaskan dalam Al Quran bahwa Injil adalah firman Tuhan?”
Biasanya muslim yang ditanya demikian akan langsung menjawab, “Ya, disebutkan”
“Kalau begitu mengapa engkau tidak mengikuti Injil?”
Jawaban atas Pertanyaan Pertama
Al Quran memang mengatakan Injil adalah kitab Allah sebagaimana Taurat juga kitab Allah. Al Quran membenarkan keduanya, sebagaimana tercantum dalam Surat Ali Imran ayat 3.
نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنْزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ
“Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil” (QS. Ali Imran: 3)
Jadi Injil dibenarkan Al Quran sebagai kitab yang telah diturunkan sebelumnya. Bukan berarti harus diikuti, sebagaimana Taurat juga dibenarkan sebagai kitab yang telah diturunkan sebelumnya tetapi tidak untuk diikuti.Bahkan seharusnya, orang yang percaya pada Taurat dan Injil, mereka mengikuti Al Quran sebagaimana orang yang berpegang pada sesuatu akan mengikuti update terbaru dari sesuatu itu.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ آَمِنُوا بِمَا نَزَّلْنَا مُصَدِّقًا لِمَا مَعَكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَطْمِسَ وُجُوهًا فَنَرُدَّهَا عَلَى أَدْبَارِهَا أَوْ نَلْعَنَهُمْ كَمَا لَعَنَّا أَصْحَابَ السَّبْتِ وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ مَفْعُولًا
“Hai orang-orang yang telah diberi Alkitab, berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al Quran) yang membenarkan kitab yang ada pada kamu...” (QS. An Nisa’: 47)
Selain itu, Injil yang dibenarkan Al Quran adalah Injil yang otentik. Injil pada zaman Nabi Isa sebelum diubah oleh para pemalsu. Adapun Injil yang ada sekarang, telah beberapa kali mengalami perubahan, misalnya pada Persidangan Nicea pada tahun 325 M. Pada tahun 1881 dirilis Injil King James Version (KJV) yang merevisi beberapa hal yang dianggap bertentangan. Pada tahun 1952 dirilis Revised Standard Version (RSV) atas dasar ditemukannya beberapa cacat pada KJV.
Pertanyaan Kedua
“Berapa banyak nama Nabimu (Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam) disebutkan dalam Al Quran?”
Muslim yang tahu akan menjawab, “Lima kali. Empat kali dengan nama Muhammad dan satu kali dengan nama Ahmad”
“Berapa banyak nama Yesus Kristus (Isa ‘alaihi salam) disebutkan dalam Al Quran?”
Muslim yang tidak tahu, akan diberitahu oleh misionaris yang mempelajari Al Quran itu. Bahwa Isa disebutkan 25 kali.
“Mana yang lebih besar, Muhammad yang disebutkan lima kali atau Yesus yang disebutkan 25 kali dalam Al Quran?” demikian pertanyaan misionaris berikutnya.
Jawaban atas Pertanyaan Kedua
Nabi Isa ‘alaihis salam memang disebutkan dalam Al Quran lebih banyak daripada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Namun, penyebutan yang lebih banyak itu tidak menunjukkan siapa yang lebih besar atau lebih agung.
Nabi Musa, bahkan disebutkan lebih banyak lagi. Nama Nabi Musa disebutkan sebanyak 124 kali dalam Al Quran. Di Surat Al Baqarah 13 kali, di Surat Ali Imran 1 kali, di Surat An Nisa’ 2 kali, di Surat Al Maidah 3 kali, di Surat Al An’am 2 kali, di Surat Al A’raf 18 kali, di Surat Yusuf 7 kali, di Surat Hud 3 kali, di Surat Ibrahim 3 kali, di Surat Al Isra’ 2 kali, di Surat Al Kahfi 2 kali, di Surat Maryam 1 kali, di Surat Thaha 16 kali, di Surat AL Anbiya’ 1 kali, di Surat Al Hajj 1 kali, di Surat Al MU’minun 2 kali, di Surat Asy Syu’ara’ 8 kali, di Surat An Naml 3 kali, di Surat Al Qashash 17 kali, di Surat AL Ankabut 1 kali, di Surat As Sajdah 1 kali, di Surat Al Ahzab 1 kali, di Surat Ash Shafat 2 kali, di Surat Ghafir 5 kali, di Surat Fushilat 1 kali, di Surat Az Zukhruf 1 kali, di Surat AL Ahqaf 2 kali, di Surat Adz Dzariyat 1 kali, di Surat An Najm 1 kali, di Surat Ash Shaf 1 kali, dan di Surat An Naziat 1 kali.Nah, jika karena disebutkan lebih banyak dalam Al Quran kemudian otomatis lebih agung, apakah orang-orang Nasrani mau mengakui bahwa Nabi Musa lebih agung daripada Nabi Isa?
Bahkan, jika karena disebutkan lebih banyak dalam Al Quran kemudian dianggap menjadi Tuhan, apakah orang-orang Nasrani mau mengakui bahwa Musa adalah Tuhan?
Satu hal lagi, Al Quran hampir selalu menyebut Nabi Isa lengkap dengan bin Maryam. Hanya 4 kali nama Nabi Isa disebut sendirian tanpa bin Maryam yaitu pada Surat Ali Imran ayat 52, Ali Imran ayat 55, Ali Imran ayat 59, dan Az Zukhruf ayat 63. Selebihnya selalu disebut Isa bin Maryam. Untuk menegaskan bahwa Isa adalah anak Maryam, bukan anak Tuhan sebagaimana klaim kaum Nasrani.
Pertanyaan Ketiga
“Apakah Nabi Muhammad punya ayah dan punya ibu?”
“Ya”
“Apakah Isa (Yesus) dilahirkan dengan ibu dan ayah?”
“Isa memiliki ibu tetapi tidak memiliki ayah”
“Mana yang lebih hebat, orang yang dilahirkan dengan cara biasa dengan adanya ibu dan ayah atau yang terlahir tanpa ayah?”
Jawaban atas Pertanyaan Ketiga
Nabi Isa memang tidak memiliki ayah. Namun, bukan berarti lebih hebat daripada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Apalagi jika kemudian dijadikan tuhan, sama sekali keliru.
Sekarang saya tanya, mana yang lebih hebat, Isa yang lahir tanpa ayah atau Adam yang tanpa ayah dan tanpa ibu? Jika Isa lahir tanpa ayah kemudian dijadikan tuhan, seharusnya Adam lebih berhak untuk dijadikan tuhan karena tidak memiliki ayah dan tidak memiliki ibu.
Al Quran menjelaskan penciptaan Isa dan Adam sebagai berikut:
إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آَدَمَ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
“Sesungguhnya misal (penciptaan Isa di sisi Allah adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seoang manusia), maka jadilah ia” (QS. Ali Imran: 59)
Karena lahir tanpa ayah, orang Kristen juga menyebut Yesus anak Tuhan. Dalam Yohanes 6:67-69, Yesus disebut anak tuhan oleh Petrus. Karena disebut anak tuhan, lantas dituhankan. Padahal ada banyak orang yang disebut “anak Tuhan” dalam Injil. Adam adalah anak Tuhan, Efraim adalah anak Tuhan, Ezra adalah anak Tuhan. Semua orang yang dituntun Tuhan adalah anak-anak Tuhan. Jadi anak Tuhan adalah kata yang digunakan dalam Injil yang artinya seseorang yang mengikuti ajaran Tuhan.Jika orang Kristen masih ngotot menjadikan Yesus sebagai Tuhan, carilah di Injil pernyataan Yesus yang mengatakan “Akulah Tuhan” atau “Sembahlah aku.” Niscaya tidak akan pernah ketemu.
Pertanyaan Keempat
“Apakah Nabi Muhammad memiliki mukjizat?”
“Ya”
“Apakah Nabi Muhammad bisa menghidupkan orang mati?”
“Tidak” (Karena dalam Al Quran dan hadits tidak disebutkan mukjizat itu)
“Apakah Isa bisa menghidupkan orang mati?”
“Ya” (salah satu mukjizat Nabi Isa, dengan izin Allah, bisa menghidupkan orang mati)
“Mana yang lebih hebat, yang tidak bisa menghidupkan orang mati atau yang bisa menghidupkan orang mati?”
Jawaban atas Pertanyaan Keempat
Salah satu mukjizat Nabi Isa ‘alaihis salam adalah menghidupkan orang mati. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَرَسُولًا إِلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنِّي قَدْ جِئْتُكُمْ بِآَيَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ أَنِّي أَخْلُقُ لَكُمْ مِنَ الطِّينِ كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ فَأَنْفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيْرًا بِإِذْنِ اللَّهِ وَأُبْرِئُ الْأَكْمَهَ وَالْأَبْرَصَ وَأُحْيِي الْمَوْتَى بِإِذْنِ اللَّهِ وَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا تَأْكُلُونَ وَمَا تَدَّخِرُونَ فِي بُيُوتِكُمْ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَةً لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
"Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (dia Isa berkata), "Aku datang kepadamu dengan sebuah tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuatkan bagimu (sesuatu) dari tanah berbentuk seperti burung, lalu aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan izin Allah. Dan aku menyembuhkan orang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit kusta. Dan aku menghidupkan orang mati dengan izin Allah, dan aku beritakan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu orang beriman." (QS. Ali Imran: 49)
Namun ingat, yang menghidupkan orang mati itu adalah Allah. Nabi Isa mengakuinya sendiri.Demikian pula dalam Injil, Yesus mengakui bahwa yang menghidupkan orang mati adalah Allah. Bukan dirinya.
Sahabatku Lazarus mati, maka kembalikanlah ruh kepadanya Tuhan “. Allah memperkenankan doanya dan berfirman, “Mintalah, sesungguhnya engkau akan memperoleh apa yang engkau minta”. Ketika Yesus menyeru Lazarus agar keluar kepadanya, ia berkata, “Bapa, Aku mengucap syukur kepadamu, karena engkau telah mendengarkan aku. Aku tahu, bahwa engkau selalu mendengarkan aku” (Yohanes 11: 41-42)
Lalu besar mana mukjizat Nabi Isa dengan mukjizat Nabi Muhammad? Jika dikatakan bahwa menghidupkan orang mati adalah mukjizat terbesar Nabi Isa, ternyata dalam Injil disebutkan ada lima orang yang bisa menghidupkan orang mati. Selain Nabi Isa (Yesus), mereka adalah Nabi Ilyas (Elia), Nabi Ilyasa (Elisa), Yehezkiel (seorang nabi di kalangan Nabi Israel menurut Injil), dan Petrus.
Apakah dengan begitu, mereka semua juga dianggap sebagai Tuhan karena menurut Injil bisa menghidupkan orang mati? Sungguh lucu.
Nah, berbeda dengan Nabi-Nabi sebelumnya yang mukjizatnya kadang serupa dengan Nabi yang lain, Rasulullah Muhammad memiliki banyak mukjizat dan yang terbesar adalah Al Qur’an. Jika mukjizat yang lain sudah tidak bisa dilihat lagi bekasnya, Al Quran tetap ada hingga hari kiamat.
Dan Al Quran sendiri menantang siapapun di dunia ini untuk menandinginya, dan hingga saat ini tidak ada yang bisa menerima tantangan ini.
وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ . فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا وَلَنْ تَفْعَلُوا فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ
“Jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang al-Qur’ân yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal al-Qur’ân itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allâh, jika kamu orang-orang yang benar. Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya), dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, (neraka itu) telah disediakan bagi orang-orang kafir.” (QS. Al Baqarah: 23-24)
Anda berani menerima tantangan ini, Pak Misionaris?
Pertanyaan Kelima
“Apakah Nabimu Muhammad sekarang secara fisik meninggal atau hidup?”
“Meninggal”
“Apakah Yesus (Isa) sekarang meninggal atau masih hidup?”
“Masih hidup”
“Mana yang lebih hebat, yang sudah meninggal atau yang masih hidup hingga sekarang?”
Jawaban atas Pertanyaan Kelima
Pertanyaan ini justru akan meruntuhkan doktrin terbesar Kristen.
Dalam Al Quran memang dinyatakan bahwa Nabi Isa ‘alaihis salam tidak disalib. Yang disalib adalah orang yang diserupakan dengan Nabi Isa.
وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا
Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (QS. An Nisa’: 157)
Jika orang Kristen mengatakan Yesus masih hidup, berarti yang disalib bukan Yesus. Sama seperti firman Allah dalam Al Quran tersebut. Namun jika Yesus tidak mati disalib, tidak ada konsep penebusan dosa sebagaimana yang dijadikan pijakan gereja saat ini.Jadi Anda meyakini yang mana? Yesus masih hidup karena tidak disalib atau Yesus mati disalib? Anda pasti akan bingung sendiri.
Adapun pertanyaan siapa yang lebih hebat, orang yang meninggal atau orang yang masih hidup, bukanlah pertanyaan yang tepat. Anda masih hidup, Nabi Musa telah meninggal. Siapa yang lebih hebat?
Khusus untuk Nabi Isa yang diangkat Allah dan nanti akan diturunkan menjelang hari kiamat, itu bukanlah kehebatan Nabi Isa atas Nabi Muhammad namun semata-mata atas kehendak Allah dalam rangka menegaskan kesalahan orang-orang yang menganggapnya sebagai Tuhan.
لَيْسَ بَيْنِى وَبَيْنَهُ نَبِىٌّ – يَعْنِى عِيسَى – وَإِنَّهُ نَازِلٌ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَاعْرِفُوهُ رَجُلٌ مَرْبُوعٌ إِلَى الْحُمْرَةِ وَالْبَيَاضِ بَيْنَ مُمَصَّرَتَيْنِ كَأَنَّ رَأْسَهُ يَقْطُرُ وَإِنْ لَمْ يُصِبْهُ بَلَلٌ فَيُقَاتِلُ النَّاسَ عَلَى الإِسْلاَمِ فَيَدُقُّ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلُ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ
“Tidak ada nabi (yang hidup) antara masaku dan Isa. Sungguh, kelak ia akan turun, jika kalian melihatnya maka kenalilah. Ia adalah seorang laki-laki yang sedang (tidak tinggi dan tidak terlalu pendek), berkulit merah keputih-putihan, beliau memakai di antara dua kain berwarna sedikit kuning. Seakan rambut kepala beliau menetes meski tidak basah. Beliau akan memerangi manusia hingga mereka masuk ke dalam Islam, beliau akan menghancurkan salib, membunuh babi dan menghapus jizyah” (HR. Abu Daud; shahih)
Artikel: Tarbiyah